News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Nekat Terobos Makkah Lewat Gurun, 1 WNI Meninggal, 2 Kritis

Mohammad Sugianto • Senin, 2 Juni 2025 | 15:54 WIB

Jemaah haji di depan Kabah
Jemaah haji di depan Kabah

MAKKAH – Tiga warga negara Indonesia (WNI) asal Jawa Timur nekat masuk ke Kota Suci Makkah secara ilegal lewat jalur gurun pasir. Aksi nekat ini berujung tragis: satu orang tewas akibat dehidrasi, sementara dua lainnya ditemukan dalam kondisi kritis.

Korban meninggal diketahui berinisial SM, sedangkan dua temannya, J dan S, berhasil diselamatkan aparat keamanan Arab Saudi dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kejadian bermula saat SM dan 10 WNI lainnya ditangkap dalam razia aparat Saudi karena tidak memiliki visa haji resmi. Mereka kemudian dipulangkan ke Jeddah. Namun, bukannya kembali ke Tanah Air, SM bersama dua rekannya memilih jalan pintas: menyelinap kembali ke Makkah melalui jalur gurun dengan menggunakan visa ziarah multiple entry.

Mereka menyewa taksi gelap untuk menghindari pos pemeriksaan resmi. Namun, sopir yang ketakutan tertangkap patroli justru menurunkan mereka di tengah padang pasir di kawasan Jumum, Makkah. Tanpa air, logistik, dan perlindungan dari suhu ekstrem, ketiganya mengalami dehidrasi berat.

Baca Juga: Jelang Puncak Haji 2025, Kemenag Atur Skema Pergerakan Jemaah ke Armuzna

Aparat Saudi yang berpatroli menggunakan drone akhirnya menemukan mereka. Saat ditemukan, SM sudah tidak bernyawa, sementara J dan S masih hidup dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah telah menangani kasus ini. Jenazah SM kini berada di rumah sakit forensik Makkah, dan proses visum tengah dilakukan sebelum pemakaman.

Pihak KJRI juga telah menghubungi keluarga korban di Tanah Air. Dalam pernyataannya, KJRI menegaskan agar seluruh WNI tidak mencoba memasuki Makkah secara ilegal, mengingat risiko hukum dan keselamatan jiwa yang sangat besar.

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha, menegaskan bahwa masyarakat harus mematuhi aturan ibadah haji yang berlaku. “Tindakan nekat dan ilegal seperti ini bukan hanya melanggar hukum, tapi juga sangat membahayakan nyawa,” katanya.

Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi seluruh calon jemaah agar tidak tergiur iming-iming masuk Makkah tanpa visa resmi, serta selalu menempuh jalur dan prosedur yang sah demi keselamatan dan keberhasilan ibadah haji.

 

Editor : Mohammad Sugianto
#jemaah haji ilegal #arab saudi #jemaah haji #makkah #ppih #haji 2025