BANGKALAN, RadarBangkalan.id – Seluruh jemaah haji asal Bangkalan telah menyelesaikan rangkaian utama ibadah haji.
Menjelang kepulangan ke Indonesia, mereka mengikuti kegiatan ziarah atau city tour ke sejumlah lokasi bersejarah.
Ketua Kloter 30 Adnan mengonfirmasi bahwa semua jemaah di kelompoknya telah menunaikan tawaf ifadah.
Baca Juga: Inilah Profil Lengkap Gus Azmi, Memiliki Suara Merdu Santri Milenial yang Menginspirasi
”Jemaah kloter 30 sudah menyelesaikan seluruh rangkaian tawaf ifadah,” ujar Adnan, Kamis (13/6).
Kegiatan ziarah ini diatur oleh tiap Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) karena tidak ada agenda resmi dari pemerintah Indonesia.
”Kloter 30 terdiri dari empat KBIHU. Dua dari Bangkalan yaitu As-Shafa dan Syaichona serta dua lainnya dari Gresik, yakni KBIHU Annahdlah MWCNU Dukun dan Petro,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Kloter 29 Abdul Wahid Zaini menyampaikan bahwa seluruh jemaahnya dalam kondisi sehat dan telah menuntaskan seluruh rukun dan wajib haji.
Baca Juga: Kepulangan Jemaah Haji 2025 Dimulai, Jemaah Diminta Patuhi Aturan dan Jaga Kesehatan
"Di kloter kami ada sepuluh KBIHU, empat dari Bangkalan, yaitu Nurul Hidayah, Al-Gratis, Al-Thof, dan Al-Aziziyah. Sisanya dari Pamekasan, yaitu Al-Hilal, Al-Khoirot, Al-Hamidi, Al-Syarifaini, dan Miftahul Qulub,” jelasnya.
Ketua KBIHU Al-Thof Imam Tahmidillah menjelaskan, pascapuncak haji, jemaahnya memulai ziarah sejak Rabu (11/6).
Kegiatan itu telah dijadwalkan sebelumnya dan mencakup sejumlah destinasi penting. ”Hari pertama, kami menuju Jeddah naik kereta cepat Haramain dan mengunjungi Maqbarah Ibu Hawa, Masjid Qisas, Pasar Corniche, serta pantai untuk rekreasi,” ujarnya.
Rangkaian ziarah berlanjut ke Thaif, di mana jemaah diajak menelusuri jejak dakwah Nabi Muhammad SAW.
Baca Juga: Bupati Turun, OPD Menunggu
Mereka juga berkunjung ke makam Abdullah Ibnu Abbas, Perpustakaan Abdullah bin Abbas, dua lokasi miqat umrah di Thaif (Wadi Muhrim dan Qarnul Manazil), pabrik parfum mawar, menikmati kereta gantung, dan makan bersama.
Hari ini (14/6) rombongan dijadwalkan melaksanakan umrah dari miqat Masjid Tan’im. Sebelumnya, mereka telah melakukan umrah dari Hudaibiyah dan Ji’ranah.
Rencana selanjutnya adalah berkunjung ke Pasar Kakkiyah dan Gua Hira di Jabal Nur.
Abdul Mukti, pembimbing KBIHU As-Shafa, menyebutkan bahwa ziarah yang memerlukan transportasi seperti ke Jabal Rahmah, Arafah, Muzdalifah, Mina, Jamarat, Jabal Tsur, dan Jabal Nur, baru dilakukan mulai hari ini (14/6) karena regulasi ketat pemerintah Arab Saudi.
”Ziarah ke lokasi-lokasi itu dilakukan setelah rangkaian ibadah haji selesai,” ujarnya.
Baca Juga: Honda Dream Ride Project Hadirkan Modifikasi Perdana Motor Listrik CUV e, dan ICON e
Sedangkan ziarah di sekitar Masjidilharam seperti ke Maulid Nabi, Darul Arqam, Masjid Abu Bakar, dan pemakaman Ma’la sudah dilakukan sebelum puncak haji.
”Kami juga mengunjungi Jabal Abu Qubais sebelum haji karena cukup dengan berjalan kaki di pagi hari,” pungkasnya. (lil/jup)
Editor : Ina Herdiyana