Radarbangkalan.id - Viral di media sosial aksi penjarahan supermarket di Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara. Dalam video yang beredar luas, disebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di kawasan Sarudik.
Warga yang terdampak banjir besar sejak 25 November terlihat berbondong-bondong masuk ke sejumlah swalayan dan minimarket untuk mengambil kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, dan air mineral.
Rak-rak tampak kosong, suasana kacau, dan kerumunan warga terekam jelas dalam video amatir yang kemudian menyebar di berbagai platform media sosial.
Baca Juga: Banjir Medan Rendam 19 Kecamatan, Ribuan Rumah Terendam dan Rumah Dinas Bobby Ikut Kebanjiran
Dalam unggahan akun @horastapanuliutara pada Sabtu (29/11/2025) disebutkan:
"Bantuan dinilai datang lambat, kebutuhan pangan sudah sangat menipis di daerah Tapteng.
Ini salah satu Supermarket di Sarudik yang di jarah oleh masyarakat korban Banjir Bandang dan Longsor. Sangat kita sayangkan, tapi apa mau di kata kalau sudah urusan perut."
Penjarahan serupa juga terjadi di Sibolga. Dalam rekaman video viral, warga yang terdampak banjir terlihat menjarah sebuah minimarket.
Aksi tersebut terjadi setelah warga mengalami kesulitan mendapatkan bahan kebutuhan pokok pascabencana.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Siap Kucurkan Dana Darurat untuk Banjir Bandang dan Longsor di Sumatera
Editor : Ubaidillah