News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Enam Fakta Lengkap Ardito Wijaya, Bupati Lampung Tengah yang Terjaring OTT KPK

Ubaidillah • Kamis, 11 Desember 2025 | 21:49 WIB
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Rabu (10/12/2025). Foto/Nur Khabibi
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Rabu (10/12/2025). Foto/Nur Khabibi

Radarbangkalan.id - Enam fakta terkait Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya kembali menjadi sorotan setelah ia bersama empat orang lainnya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (10/12/2025).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa operasi senyap tersebut bermula dari pemeriksaan sejumlah orang di Jakarta dan Lampung pada Selasa, 9 Desember 2025.

Baca Juga: Direktur Utama Terra Drone Ditangkap Terkait Kebakaran Maut yang Tewaskan 22 Orang

"Tim kemudian melakukan kegiatan tangkap tangan dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Kabupaten Lampung Tengah, pada Rabu (10/12)," kata Budi.

"Tim mengamankan sejumlah 5 orang di wilayah Lampung, untuk kemudian dibawa ke Jakarta," sambungnya.

Ardito tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Rabu malam. Ia mengenakan jaket dan topi putih. Dengan menyeret koper, ia langsung dibawa menuju lantai dua untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Saat melintas di hadapan wartawan, Ardito hanya berkata, "Boleh lewat."

1. Belum Genap Setahun Menjabat Bupati

Ardito Wijaya belum genap setahun menjabat sebagai Bupati Lampung Tengah. Ia bersama Wakil Bupati I Komang Koheri dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Kepresidenan Jakarta.

Baca Juga: Kasus Cek Mahar Rp 3 Miliar Palsu: Kronologi hingga Mbah Tarman Jadi Tersangka

Dari total 961 kepala daerah yang dilantik, Ardito baru sekitar sembilan bulan menjalankan tugas sebagai bupati.

2. Kader Baru Partai Golkar

Ardito yang lahir di Bandar Jaya pada 23 Januari 1980 diketahui baru masuk Partai Golkar. Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M. Sarmuji.

"Ya sepertinya baru masuk, baru masuk belum mantap benar. Dulu dia nyalon di pilkada pakai partai lain. Terus ini baru saja keliatan masuk (Golkar) beberapa saat lalu," ujar Sarmuji.

Pada Pilkada 2020, ia menjabat Wakil Bupati Lampung Tengah setelah meraih 323.064 suara bersama Musa Ahmad.

Saat Pilkada 2024, Ardito dan Komang Koheri diusung PDIP. Saat mendaftar ke KPU pada 29 Agustus 2024, Ardito masih menjabat sebagai Ketua DPC PKB Lampung Tengah.

Baca Juga: Kasus Cek Mahar Rp 3 Miliar Palsu: Kronologi hingga Mbah Tarman Jadi Tersangka

Baca Juga: Viral Wanita Muda Ludahi Al-Qur'an di Banyuwangi, Pelaku Ditangkap Polisi

3. Anak Pejabat

Ardito adalah putra dari Ahmad Pairin, Wali Kota Metro 2016–2021 sekaligus mantan Bupati Lampung Tengah 2010–2015. Pairin meninggal pada 27 Februari 2022.

Ardito menyelesaikan pendidikan dokter di Universitas Trisakti pada 2008 dan melanjutkan studi Magister Kesehatan Masyarakat di Universitas Mitra Indonesia pada 2024.

Baca Juga: Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Natal 2025 Resmi dari Pemerintah

Riwayat pekerjaannya antara lain Dokter Muda di Puskesmas Seputih Surabaya (2010–2011), Dokter Muda Puskesmas Rumbia (2011–2012), dan Kabid P2PL Dinas Kesehatan Lampung Tengah (2014–2016). Ia juga mengikuti berbagai pelatihan medis sejak 2007 hingga 2013.

4. Pernah Dihukum Membersihkan Toilet dan Ngepel

Ardito pernah mendapat sanksi sosial setelah dinyatakan melanggar protokol kesehatan karena tidak mengenakan masker saat bernyanyi dan berjoget pada 20 Juni 2021.

Saat itu, ia masih menjadi Wakil Bupati Lampung Tengah. Ia dikenai hukuman menyapu jalan, membersihkan fasilitas Masjid Al Hikmah, termasuk toilet, serta merapikan area luar masjid.

5. Pernah Tertidur saat Rapat DPR

Ardito sempat tertangkap kamera tertidur ketika mengikuti rapat dengan Baleg DPR RI. Dalam foto yang beredar, kepalanya tertunduk dengan tangan terlipat sebelum akhirnya dibangunkan oleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama.

Baca Juga: Fakta Baru Kasus WO Ayu Puspita: Bayar Lunas Puluhan Juta, Layanan Resepsi Tak Disediakan

6. Memiliki Harta Rp12 Miliar

Berdasarkan laporan LHKPN yang disampaikan ke KPK pada 10 April 2025, Ardito memiliki total kekayaan Rp12.857.356.389.

Harta tersebut terdiri dari tanah dan bangunan Rp12.035.000.000, alat transportasi dan mesin Rp705.000.000, serta kas dan setara kas Rp117.356.389.

Editor : Ubaidillah
#kpk #Ardito wijaya #bupati lampung tengah #ott kpk #ott kepala daerah