RadarBangkalan.id - Selain sahur, niat menjadi syarat utama dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan. Niat dilakukan sebagai bentuk kesadaran dan ketetapan hati untuk berpuasa karena Allah SWT, bukan sekadar menahan lapar dan haus.
Baca Juga: Bacaan Niat Puasa Ramadan 2026 Sebulan Penuh dan Setiap Hari Lengkap
Dalam pelaksanaannya, niat puasa Ramadan dilakukan pada malam hari, yakni sejak terbenam matahari hingga sebelum terbit fajar. Niat inilah yang membedakan antara ibadah puasa dengan aktivitas menahan diri biasa.
Meski sahur sangat dianjurkan karena mengandung keberkahan, sahur bukanlah syarat sah puasa. Hal terpenting adalah niat yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dalam rentang waktu yang telah ditentukan.
Baca Juga: Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadan: Hukum, Tata Cara, dan Waktu Pelaksanaannya
Menurut penjelasan yang dimuat di NU Online, mazhab Syafi’i mensyaratkan niat puasa wajib dilakukan pada malam hari. Hal ini merujuk pada hadis Rasulullah SAW:
“Siapa yang tidak memalamkan niat sebelum fajar, maka tiada puasa baginya.”
Pendapat ini juga dijelaskan oleh Syekh Sulaiman Al-Bujairimi dalam kitab Hasyiyatul Iqna’, yang menegaskan bahwa niat puasa wajib seperti Ramadan, qadha, dan nazar harus dilakukan setiap malam.
Baca Juga: Sidang Isbat 1 Ramadan 1447 H Digelar 17 Februari 2026, Ini Tahapannya
Bacaan Niat Puasa Ramadan
Berikut bacaan niat puasa yang dianjurkan.
Niat Puasa Ramadan untuk Esok Hari
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta'ala.
Artinya:
“Aku berniat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta'ala.”
Baca Juga: Kapan Puasa Ramadan 2026? Ini Jadwal Sidang Isbat dan Perkiraannya
Niat Puasa Ramadan untuk Satu Bulan Penuh
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هٰذِهِ السَّنَةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma jami'i syahri ramadhani hadzihis sanati fardhan lillahi ta'ala.
Artinya:
“Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadan tahun ini, wajib karena Allah.”
Pendapat mengenai niat satu bulan penuh ini merujuk pada mazhab Maliki. Namun, mayoritas umat Islam di Indonesia mengikuti mazhab Syafi’i yang menganjurkan niat dilakukan setiap malam sebagai bentuk kehati-hatian.
Baca Juga: Pecah Rekor! Elana Meyers Taylor Jadi Atlet Wanita AS Tersukses di Olimpiade Musim Dingin
Dengan memahami waktu dan bacaan niat yang benar, umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan lebih tenang dan sesuai tuntunan syariat.
Editor : Ubaidillah