RadarBangkalan.id - Kabar duka menyelimuti keluarga Mpok Nori. Cucu beliau, Dewhinta Anggary (37), ditemukan meninggal dunia di kontrakannya di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu dini hari (21/3/2026).
Peristiwa ini mengejutkan keluarga sekaligus warga sekitar. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di atas kasur dengan luka serius di bagian leher dan kepala.
Baca Juga:Manchester City Angkat Trofi Usai Tumbangkan Arsenal, O’Reilly Jadi Pahlawan
Menurut keterangan keluarga, Dewhinta sebelumnya telah berpisah dengan suami sirinya berinisial RFTJ alias FD, warga negara asing asal Irak. Meski hubungan mereka telah berakhir secara tidak resmi, pelaku diduga masih berada di sekitar tempat tinggal korban.
Kakak korban, Dian Puspitasari, mengungkapkan bahwa pelaku sempat memantau situasi sebelum kejadian. Hal ini diperkuat dengan rekaman CCTV yang menunjukkan pelaku mondar-mandir di sekitar lokasi.
“Pelaku terlihat bolak-balik menggunakan motor, lalu datang lagi tengah malam membawa karpet, gagang pacul, dan lakban,” ujarnya.
Baca Juga: Manchester City Juara Piala Liga Inggris 2026, Nico O'Reilly Cetak Brace ke Gawang Arsenal
Dalam rekaman, pelaku datang sekitar pukul 00.03 WIB dan keluar beberapa menit kemudian dengan penampilan berbeda. Polisi menduga aksi tersebut telah direncanakan.
Korban diketahui memiliki riwayat hubungan yang tidak harmonis dengan pelaku. Meski tidak ada laporan kekerasan fisik sebelumnya, keduanya kerap terlibat pertengkaran, terutama dipicu kecemburuan.
Baca Juga: Real Madrid Menang 3-2 atas Atletico, Vinicius Jr Cetak Brace di Derby Madrid
Pada malam sebelum kejadian, keduanya disebut sempat terlibat cekcok. Hal ini memperkuat dugaan motif pembunuhan.
Baca Juga: Newcastle Kalah Dramatis dari Sunderland, Brobbey Jadi Penentu Kemenangan
Setelah melakukan aksinya, pelaku sempat melarikan diri. Namun, aparat kepolisian berhasil menangkapnya di ruas tol menuju Merak saat diduga hendak kabur melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Polisi juga menemukan sejumlah barang bukti di kontrakan pelaku, termasuk pakaian berlumuran darah, karpet, serta gagang cangkul yang diduga digunakan dalam aksi kejahatan tersebut.
Baca Juga: Insiden Rasisme Warnai Newcastle vs Sunderland, Laga Sempat Dihentikan
Saat ini, pelaku telah diamankan di Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami motif serta kronologi lengkap kasus pembunuhan ini.
Keluarga korban berharap pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya.
Baca Juga: Viral Link Kebaya Hitam No Sensor, Waspada Bahaya Malware dan Phishing
Editor : Ubaidillah