RadarBangkalan.id - Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026 melalui sidang isbat yang mengacu pada metode hisab dan rukyat hilal sesuai kriteria MABIMS.
Penetapan tersebut diumumkan langsung oleh Nasaruddin Umar.
Seiring mendekatnya pelaksanaan salat Idul Adha, muncul pertanyaan yang kerap dibahas masyarakat: apakah boleh makan dan minum sebelum salat Idul Adha?
Baca Juga: Kumpulan Ucapan Idul Adha 2026 Penuh Doa, Islami, dan Estetik
Hukum Makan Sebelum Salat Idul Adha
Majelis Ulama Indonesia menjelaskan bahwa tidak makan dan minum sebelum salat Idul Adha hukumnya sunnah, bukan wajib.
Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Miftahul Huda mengatakan umat Muslim tetap diperbolehkan makan maupun minum sebelum berangkat salat Id.
Baca Juga: Niat dan Tata Cara Shalat Iduladha Lengkap untuk Imam dan Makmum
“Tidak masalah untuk makan atau minum sebelum salat Idul Adha. Itu hanya sunnah saja,” jelasnya.
Baca Juga: Teks Takbiran Idul Adha Pendek dan Panjang Lengkap dengan Artinya
Dalam ilmu fikih, sunnah merupakan amalan yang dianjurkan untuk dilakukan. Jika dikerjakan mendapat pahala, sedangkan jika ditinggalkan tidak berdosa.
Kenapa Dianjurkan Tidak Makan Sebelum Salat Idul Adha?
Anjuran untuk tidak makan sebelum salat Idul Adha berkaitan dengan ibadah kurban yang dilakukan setelah salat Id selesai.
Secara tradisi, umat Muslim dianjurkan menikmati makanan pertama dari hasil hewan kurban setelah penyembelihan dilakukan.
Namun dalam praktik di Indonesia, proses penyembelihan hewan kurban umumnya berlangsung sejak pagi hari agar distribusi daging bisa lebih cepat dilakukan kepada masyarakat.
Karena itu, makan sebelum salat Idul Adha tetap diperbolehkan, terutama jika dibutuhkan agar tubuh tetap bertenaga selama menjalankan aktivitas.
Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam juga menegaskan bahwa makan dan minum sebelum salat Idul Adha tidak dilarang.
“Boleh makan dan minum sebelum salat Idul Adha, tetapi disunnahkan untuk tidak makan sebelum salat,” ujarnya.
Baca Juga: BGN Ancam Hentikan Operasional Dapur MBG yang Tak Prioritaskan Ibu Hamil dan Balita
Perbedaan dengan Idul Fitri
Tradisi makan sebelum salat Id berbeda pada Hari Raya Idul Fitri.
Pada Idul Fitri, umat Islam justru disunnahkan makan terlebih dahulu sebelum berangkat salat Id sebagai penanda berakhirnya ibadah puasa Ramadan.
Sementara pada Idul Adha, anjuran menunda makan dikaitkan dengan ibadah kurban dan semangat berbagi.
Baca Juga: Jangan Sepelekan Sarden Kalengan Penyok, Ini Risiko BPA dan Kontaminasi Bakteri
Amalan Sunnah Saat Idul Adha
Selain anjuran tidak makan sebelum salat, ada sejumlah sunnah lain yang dianjurkan saat Hari Raya Idul Adha.
1. Memperbanyak Takbir
Umat Islam dianjurkan menghidupkan malam takbiran dengan memperbanyak dzikir, takbir, dan salawat.
Baca Juga: Sariawan hingga Bibir Bengkak, Benarkah Kumur Air Garam Bisa Membantu?
2. Mandi dan Memakai Pakaian Terbaik
Sebelum salat Id, disunnahkan mandi, memakai pakaian bersih dan terbaik, serta menggunakan wewangian.
3. Berjalan Kaki ke Tempat Salat
Rasulullah SAW mencontohkan berjalan kaki menuju lokasi salat Id dan pulang melalui jalan yang berbeda.
Baca Juga: Kulit Sering Gatal dan Badan Linu, Apakah Tanda Imun Tubuh Bermasalah?
4. Menjaga Silaturahmi dan Keceriaan
Hari Raya Idul Adha menjadi momentum mempererat hubungan keluarga dan sesama Muslim dengan suasana penuh kebahagiaan.
Baca Juga: Cara Mengatasi Sakit Perut pada Bayi, Kenali Penyebabnya Sejak Dini
Makna Idul Adha
Idul Adha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga mengajarkan keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama.
Melalui berbagai sunnah yang dianjurkan, umat Islam diharapkan dapat menyambut hari raya dengan hati yang bersih dan penuh rasa syukur.
Baca Juga: Benarkah Emosi Dipendam Bisa Memicu Kanker? Dokter Ungkap Faktanya
Editor : Ubaidillah