News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Harga Emas Melonjak, Minat Beli Masyarakat Turut Meningkat

Ina Herdiyana • Rabu, 1 Juli 2026 | 13:41 WIB
Gelang emas. (Semas Nusantara)
Gelang emas. (Semas Nusantara)

RadarBangkalan.id – Kenaikan harga emas tidak menyurutkan minat masyarakat untuk berinvestasi. Sebaliknya, permintaan logam mulia maupun perhiasan emas justru meningkat seiring tren harga yang terus berada di level tinggi sepanjang 2026.

Harga emas batangan pada awal Juli masih bertahan di kisaran lebih dari Rp 2,6 juta per gram, meski sempat mengalami koreksi tipis pada perdagangan Rabu (1/7).

Dibandingkan awal tahun, harga emas tetap menunjukkan kenaikan yang signifikan sehingga menarik perhatian masyarakat untuk menjadikannya sebagai instrumen investasi jangka panjang.

Baca Juga: Cincin Emas Peniti Viral, Desain Unik Jadi Buruan Pencinta Perhiasan

Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas perdagangan emas. Sejumlah pelaku usaha mengaku jumlah transaksi mengalami peningkatan dalam beberapa bulan terakhir.

Pembeli tidak hanya mencari emas batangan, tetapi juga perhiasan dengan kadar tinggi yang dinilai memiliki nilai jual kembali lebih baik.

Pedagang emas menyebut mayoritas konsumen kini membeli emas bukan sekadar untuk menunjang penampilan, tetapi juga sebagai aset.

Mereka memanfaatkan setiap koreksi harga untuk menambah kepemilikan logam mulia maupun perhiasan karena meyakini nilainya masih akan meningkat dalam jangka panjang.

Baca Juga: Harga Emas Melemah Awal Juli, Antam Turun Rp 15 Ribu Per Gram

Meningkatnya permintaan juga terlihat dari tingginya minat masyarakat terhadap perhiasan emas.

Data harga perhiasan per 1 Juli 2026 menunjukkan emas 24 karat diperdagangkan di kisaran Rp 2,31 juta per gram, sedangkan emas 18 karat berada di sekitar Rp 1,74 juta per gram.

Variasi harga tersebut memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat sesuai kemampuan dan kebutuhan.

Pelaku pasar menilai ada beberapa faktor yang membuat emas tetap menjadi pilihan utama.

Baca Juga: Pelaku Curanmor Dibekuk, Polisi Berhasil Amankan Honda Vario Milik Korban

Selain dianggap sebagai aset yang relatif aman saat kondisi ekonomi global belum sepenuhnya stabil, emas juga mudah diperjualbelikan dan memiliki kecenderungan mengalami kenaikan nilai dalam jangka panjang. 

Faktor tersebut membuat masyarakat lebih percaya menyimpan dana dalam bentuk emas dibandingkan instrumen lain yang lebih berisiko.

Prospek pasar emas pun dinilai masih cukup positif. Ketidakpastian ekonomi global, dinamika geopolitik, serta kebijakan suku bunga bank sentral dunia diperkirakan masih akan memengaruhi pergerakan harga.

Selama faktor-faktor tersebut belum mereda, permintaan terhadap emas diprediksi tetap kuat sehingga pasar logam mulia masih berpeluang tumbuh pada paruh kedua 2026.

 

Editor : Ina Herdiyana
#harga emas melonjak #minat beli meningkat #pertengahan 2026 #logam mulia