RadarBangkalan.id - Suasana pagi yang seharusnya dipenuhi dengan keceriaan dan harapan kini digantikan oleh tragedi mengerikan di lajur contraflow Tol Jakarta-Cikampek.
Sebuah kecelakaan maut yang terjadi pada hari Senin telah mengguncang masyarakat, menelan korban jiwa dan menyulitkan proses identifikasi akibat luka bakar hebat.
Menurut keterangan resmi dari Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan, seluruh korban tewas dalam kecelakaan ini berasal dari mobil Grand Max.
"Para korban tewas terbakar berasal dari mobil Grand Max," tegasnya, membawa kabar yang mengguncangkan bagi masyarakat.
Kecelakaan tragis ini melibatkan tiga kendaraan, yakni Daihatsu Grand Max, Daihatsu Terios, dan bus Primajasa.
"Ini adalah kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia dan 2 kendaraan terbakar, melibatkan total 3 kendaraan," jelas Aan Suhanan, menggambarkan kekacauan yang terjadi di lajur tol tersebut.
Kejadian mengerikan ini terjadi sekitar pukul 07.04 WIB di KM 58 tol Jakarta-Cikampek, mengawali pagi yang seharusnya cerah dengan suasana tragis.
Mobil Grand Max, yang diduga datang dari arah Jakarta, menjadi titik fokus dari kebakaran dahsyat yang merenggut nyawa.
Meskipun upaya penyelidikan segera dilakukan, penyebab pasti dari kecelakaan ini masih belum dapat dipastikan oleh pihak berwenang.
Namun, satu hal yang pasti, tragedi ini telah meninggalkan luka yang mendalam bagi semua yang terlibat.
Selain korban jiwa, satu orang dari bus Primajasa dilaporkan mengalami luka berat, sementara satu orang lainnya dari mobil Daihatsu Terios mengalami luka ringan.
Namun, yang paling mencengangkan adalah kesulitan dalam identifikasi korban akibat luka bakar parah yang dialami.
Tim Disaster Victim Investigation (DVI) Polri telah dipanggil untuk membantu dalam proses identifikasi, sebuah tugas yang menantang dan menyedihkan dalam situasi seperti ini.
Hingga berita ini diturunkan, data STNK menunjukkan bahwa mobil Grand Max terlibat dalam kecelakaan ini terdaftar berasal dari Jakarta Timur.
Namun, jumlah pasti korban masih menunggu konfirmasi dari pihak berwenang setelah proses identifikasi selesai dilakukan.
Tragedi ini menjadi pengingat yang menyedihkan akan pentingnya keselamatan dalam berkendara. Publik diimbau untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan dalam
setiap perjalanan mereka, karena satu momen kelalaian bisa berujung pada kesedihan yang mendalam bagi banyak orang.***
Editor : Raditya Mubdi