News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Gamer Fat Cat China Akhiri Hidup Akibat Dikhianati Pacar, Uang Rp 1 Miliar Raib Sia-Sia

Azril Arham • Rabu, 8 Mei 2024 | 22:47 WIB
Fat Cat, gamer China yang bunuh diri karena tak pernah dianggap sang pacar.
Fat Cat, gamer China yang bunuh diri karena tak pernah dianggap sang pacar.

RadarBangkalan.id - Pang Mao atau yang dikenal dengan nama Fat Cat, seorang gamer berusia 21 tahun, dilaporkan meninggal setelah melompat dari Jembatan Chongqing, China. Tindakan tragis ini diduga dipicu oleh pengkhianatan dari pacarnya.

Fat Cat dikenal sebagai seorang pemain handal dalam permainan multiplayer online battle arena (MOBA) yang sangat terkenal di negaranya. Keahliannya dalam bermain game dimanfaatkannya sebagai sumber penghasilan.

 

Remaja ini, yang lahir pada tahun 2003, menawarkan jasanya untuk meningkatkan peringkat dalam permainan MOBA tersebut. Dilaporkan bahwa Fat Cat menetapkan harga yang terjangkau untuk layanan ini, sekitar USD 1 atau sekitar Rp 16.051.

Namun, belum jelas apakah harga tersebut berlaku untuk kenaikan satu bintang saja atau tier tertentu dalam permainan. Dalam komunitas gamer di Indonesia, hal ini dikenal dengan istilah "Joki".

Dari usahanya itu, Fat Cat berhasil menghasilkan sejumlah uang yang signifikan. Namun sayangnya, ia tidak pernah merasakan hasil jerih payahnya sendiri. Sebab, uang yang ia hasilkan telah ditransfer ke pacarnya, Tan Zhu.

Totalnya, Fat Cat telah mentransfer sekitar USD 70 ribu atau sekitar Rp 1,1 miliar kepada Tan Zhu. Uang tersebut digunakan oleh Tan Zhu untuk membayar tagihannya, memulai usaha, liburan mewah, dan keperluan lainnya.

Sementara itu, dalam hidupnya sehari-hari, Fat Cat hanya mampu membeli makanan dengan harga murah, sekitar USD 1,39 atau sekitar Rp 22.312. Hal ini dilakukan agar ia dapat berhemat dan mengirimkan uang kepada pacarnya, seperti dilaporkan oleh kabizoom pada Rabu (8/5/2024).

Meskipun demikian, Fat Cat memutuskan untuk mentransfer uangnya karena Tan Zhu berjanji akan menikahinya setelah dua tahun menjalin hubungan. Akibatnya, Fat Cat pindah ke Chongqing untuk bersama Tan Zhu, karena ia tidak menyukai hubungan jarak jauh.

Namun, sejak April 2024, Tan Zhu mulai memperlakukan Fat Cat dengan dingin dan ingin berpisah. Bahkan, ada laporan yang menyebutkan bahwa Tan Zhu sudah berencana untuk menikahi pria lain. Tanpa dapat meyakinkan pacarnya, Fat Cat mengambil keputusan ekstrem dengan mengakhiri hidupnya pada pagi hari tanggal 11 April.

Kisah ini kemudian tersebar luas di internet setelah dibagikan oleh seseorang yang mengaku sebagai kakak perempuan Fat Cat. Meskipun begitu, kebenaran cerita ini masih belum dapat dipastikan.

Beberapa netizen juga meragukan keaslian cerita ini dan menganggapnya seperti sebuah skrip. Namun, kabar terbaru menyebutkan bahwa Tan Zhu telah mengembalikan uang yang diterimanya dari Fat Cat.

Hingga saat ini, pihak berwajib masih belum memberikan tanggapan resmi terkait kasus ini. Tetapi, kisah tragis ini telah menjadi viral di media sosial, dengan banyak karangan bunga dan makanan cepat saji yang ditinggalkan sebagai tanda penghormatan di Jembatan Chongqing.

Informasi dalam artikel ini tidak dimaksudkan untuk mempromosikan tindakan serupa. Jika Anda merasa cemas atau depresi, penting untuk mencari bantuan dari profesional kesehatan mental.

Editor : Azril Arham
#gamer #Pang Mao #china #Fat Cat #Fat Cat bunuh diri #game