News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

P Diddy Terancam Hukuman Seumur Hidup, 1.000 Botol Baby Oil Jadi Bukti Skandal

Ubaidillah • Sabtu, 28 September 2024 | 22:29 WIB
Rapper Sean Diddy Combs. (CNN International)
Rapper Sean Diddy Combs. (CNN International)

Radarbangkalan.id - Sean Combs, atau lebih dikenal dengan nama panggung P Diddy, kembali menjadi sorotan publik setelah serangkaian tuduhan serius muncul.

Selebriti dan pengusaha musik ini tengah dihadapkan pada kasus hukum yang melibatkan dugaan pemerasan, kejahatan seksual, hingga konspirasi kekerasan.

"Bahkan, rumor mengenai keterkaitannya dengan kematian rapper legendaris Tupac Shakur dan The Notorious B.I.G. kembali menyeruak."

Tuduhan tersebut muncul setelah penggerebekan dilakukan oleh Homeland Security di rumah P Diddy pada September 2024.

Dalam penggerebekan tersebut, ditemukan lebih dari "1.000 mainan alat bantu seksual berbentuk kelamin pria" serta "lebih dari 1.000 botol baby oil dan pelumas seksual."

Barang-barang tersebut diduga digunakan untuk pesta-pesta liar bernama Freak Offs di berbagai rumah mewah milik P Diddy.

Salah satu korban yang disebut-sebut terkait dengan Diddy adalah Justin Bieber, yang pertama kali terlibat dengan Diddy saat berusia 15 tahun.

"Usher, yang sejak muda terhubung dengan Diddy, juga dituduh terlibat dan disinyalir menjerumuskan Bieber ke dalam lingkungan Diddy."

Sebuah video lama menunjukkan Usher menyerahkan hak perwalian Bieber selama 48 jam kepada Diddy.

Selain itu, berbagai nama besar lain seperti Jay Z, Beyonce, LeBron James, Jennifer Lopez, dan Drake juga dikaitkan dengan skandal ini.

Sebuah "potongan video call lama" antara LeBron James dan Diddy menunjukkan LeBron memuji pesta-pesta yang diadakan oleh Diddy, dengan mengatakan "tidak ada pesta seperti pestanya Diddy."

Skandal ini semakin memanas setelah nama-nama tersebut menyebar luas di media sosial X (sebelumnya Twitter),

meskipun belum ada bukti jelas apakah mereka benar-benar terlibat dalam after party Freak Offs yang diadakan Diddy.

Namun, setelah Diddy ditangkap, Usher menghapus ribuan postingan dari akun X miliknya, dan Beyonce serta Jay Z kehilangan jutaan pengikut di Instagram.

Penangkapan P Diddy terjadi di salah satu hotel mewah di New York pada akhir September 2024. "Kejaksaan Amerika Serikat pun mengumumkan kejahatan yang didakwakan pada P Diddy."

Sejak setidaknya tahun 2008, P Diddy diduga memimpin organisasi kriminal yang melakukan berbagai kejahatan seperti perdagangan seks, kerja paksa, penculikan, pembakaran, dan suap.

Acara-acara Freak Offs, yang diadakan Diddy, melibatkan kekerasan, pemaksaan, dan intimidasi terhadap perempuan untuk terlibat dalam aktivitas seksual selama beberapa hari.

"Diddy menggunakan kekuasaan dan pengaruhnya untuk memaksa korban ikut serta," termasuk ancaman pembocoran rekaman memalukan jika korban tidak menuruti tuntutannya.

Tuduhan terhadap P Diddy semakin parah dengan adanya kekerasan fisik terhadap korban. "Ia memukul, meninju, menyeret, melempar benda,

dan menendang perempuan yang menjadi korbannya." Beberapa karyawan Diddy, termasuk staf keamanan dan asisten pribadinya, turut terlibat dalam menyembunyikan dan melindungi kejahatan tersebut.

Jika terbukti bersalah, P Diddy terancam hukuman penjara seumur hidup, dengan minimal hukuman 15 tahun penjara.

Skandal ini telah mengguncang industri hiburan dan dunia musik, serta meninggalkan dampak besar pada karier banyak artis yang terkait dengan Diddy.

Editor : Ubaidillah
#P Diddy #justin bieber #kasus #kejahatan seksual #pemerasan