RadarBangkalan.id - Oli mesin merupakan salah satu komponen penting yang berfungsi untuk melumasi, mendinginkan, membersihkan, dan melindungi mesin motor dari gesekan dan keausan.
Namun, banyak pengguna motor yang menganggap ganti oli mesin adalah trik marketing produsen oli untuk meningkatkan penjualan.
Padahal, ada alasan sebenarnya mengapa motor harus rutin ganti oli mesin.
Kualitas Oli Menurun Seiring Waktu
Salah satu alasan mengapa motor harus rutin ganti oli mesin adalah karena kualitas oli akan menurun seiring waktu.
Oli yang terpapar panas dan penggunaan berulang akan mengalami oksidasi, penurunan viskositas, dan peningkatan kotoran.
Hal ini akan mengurangi kemampuan oli untuk melumasi dan mendinginkan mesin secara optimal.
Selain itu, oli yang telat diganti juga akan mempengaruhi performa motor. Tarikan motor akan terasa berat, boros bahan bakar, dan bisa merusak komponen di dalam mesin.
Oleh karena itu, sangat dianjurkan mengganti oli tepat waktu, sesuai dengan anjuran produsen motor atau oli.
Ganti Oli Sesuai Spesifikasi dan Kebutuhan
Selain rutin ganti oli, pengguna motor juga harus memperhatikan spesifikasi dan kebutuhan oli yang sesuai dengan jenis dan kondisi motor.
Setiap merek dan jenis oli memiliki viskositas, grade, dan kandungan bahan kimia yang berbeda.
Jika tidak sesuai, oli bisa menyebabkan masalah pada mesin, seperti overheat, sludge, atau karat.
Untuk itu, pengguna motor harus memilih oli yang sesuai dengan spesifikasi yang tertera pada buku manual atau stiker di motor.
Selain itu, pengguna motor juga harus menyesuaikan oli dengan kebutuhan, seperti frekuensi penggunaan, kondisi jalan, dan cuaca.
Jika motor sering digunakan di jalan macet, panas, atau berdebu, maka oli harus diganti lebih sering.
Ganti Oli dengan Cara yang Benar
Terakhir, alasan mengapa motor harus rutin ganti oli mesin adalah karena ganti oli harus dilakukan dengan cara yang benar.
Jika tidak, oli baru bisa terkontaminasi dengan oli lama atau kotoran yang masih tersisa di dalam mesin. Hal ini akan mengurangi efektivitas oli baru dan bisa merusak mesin.
Cara yang benar untuk ganti oli adalah sebagai berikut:
- Panaskan mesin motor selama beberapa menit agar oli menjadi encer dan mudah mengalir.
- Matikan mesin dan buka baut penutup oli yang ada di bagian bawah mesin. Biarkan oli mengalir keluar sampai habis. Jangan lupa menyiapkan wadah untuk menampung oli bekas.
- Buka filter oli yang ada di samping mesin dan ganti dengan yang baru. Pastikan filter oli terpasang dengan rapat dan tidak bocor.
- Tutup kembali baut penutup oli dan isi oli baru sesuai dengan takaran yang disarankan. Jangan terlalu banyak atau terlalu sedikit, karena bisa berbahaya bagi mesin.
- Nyalakan mesin dan periksa apakah ada kebocoran atau masalah lain. Jika tidak, maka proses ganti oli selesai.
Itulah alasan sebenarnya motor harus rutin ganti oli mesin. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Terima kasih ***
Editor : Azril Arham