News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

BTC Bitcoin Menguat: Pintu Menuju Investasi Masa Depan yang Menggiurkan di Kripto

Raditya Mubdi • Kamis, 4 Januari 2024 | 22:48 WIB
Ilustrasi utang luar negeri Indonesia
Ilustrasi utang luar negeri Indonesia

RadarBangkalan,id - Era digital telah merubah wajah investasi. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Bitcoin (BTC) menawarkan solusi alternatif yang menarik di kripto.

Pada Selasa (2/1), BTC bitcoin kembali menorehkan sejarah dengan mencapai puncak tertingginya di $45.000, menegaskan dominasinya sebagai mata uang kripto terdepan sejak April 2022.

Kenaikan di kripto spektakuler ini bukan semata-mata keberuntungan, melainkan refleksi dari harapan besar terhadap persetujuan Exchange-Traded Fund (ETF) Bitcoin spot.

Dalam hitungan 24 jam, BTC meroket lebih dari 6 persen, menerobos resistensi sebelumnya di $42.000.

Bertepatan dengan momentum ini, para analis dan pemangku kepentingan pasar berlomba-lomba menyuarakan pandangannya.

Sejumlah pakar di industri mata uang kripto menyebutkan bahwa sertifikasi ETF tidak otomatis menjamin lonjakan signifikan bagi Bitcoin.

Namun, di sisi lain, optimisme tetap membara. Scott Melker, salah satu trader ternama, memproyeksikan potensi kenaikan BTC hingga $54.000 dalam waktu dekat pasca persetujuan ETF oleh SEC.

Sentimen serupa juga diungkapkan oleh Matrixport yang memperkirakan puncak BTC mencapai $50.000 sebulan pasca implementasi ETF spot pada Januari.

Chief Analyst dari Riset Bitget, Ryan Lee, memberikan analisis mendalam mengenai tren positif yang melingkupi kripto saat ini.

Menurut Lee, faktor-faktor seperti pendekatan event Bitcoin halving dan minat besar dari institusi tradisional terhadap BTC menjadi pendorong utama.

Meskipun demikian, Lee menekankan bahwa karakteristik volatil pasar kripto perlu diwaspadai.

Tak dapat dipungkiri, kesempatan untuk meraih keuntungan di pasar kripto sangat besar. Namun, risiko juga setara dengan potensi tersebut.

Lee menyarankan agar investor selalu menjaga kewaspadaan, terus memperbarui informasi, serta mengatur strategi trading dengan cermat, termasuk menetapkan titik take profit dan stop loss.

Latar belakang Lee yang beragam, dari gelar master di fisika hingga pengalaman di industri kripto sejak 2015, menjadikannya sosok yang diperhitungkan.

Dengan jejak karier di platform-platform terkemuka seperti Huobi dan KuCoin, serta keahliannya dalam DeFi dan Analisis Data On-Chain, Lee telah membuktikan dedikasinya dalam menggali potensi kripto sebagai aset investasi masa depan.***

Editor : Raditya Mubdi
#BTC #bitcoin #kripto