RadarBangkalan.id - Terbitnya film dokumenter Dirty Vote menghebohkan masyarakat Indonesia terutama warga net,
film akademisi tersebut rilis diawal masa tenang pemilu pilpres 2024, pro kontra terhadap film dirty vote muncul,
hingga sutradara dan 3 pakar hukum pemeran film dilaporkan ke bareskrim.
Ditengah pro kontra film dugaan kecurangan pemilu 2024 tersebut kini muncul film dokumenter yang mirip yaitu
Demi Kekuasaan: Mengurai Kecurangan Sistemik di Pilpres 2024 yang disajikan oleh kumparan,
yang telah rilis di detik-detik akhir dimulainya pelaksanaan pemilu 2024.
Dimulai dengan trailer film yang menarik Seperti yang dilansir dari situs kumparan.com oleh RadarBangkalan.id yaitu
Kecurangan jelang pencoblosan Pilpres 2024 yang diungkap dalam film dokumenter Dirty Vote bukanlah omong kosong.
Liputan Khusus kumparan telah mengulas rangkaian kecurangan tersebut secara kontinyu sejak 2022,
dalam lebih dari 22 edisi yang terbit tiap Senin.
Rentetan kecurangan sistemik itu berpusar pada satu hal: upaya penguasa mempertahankan kekuasaan.
Dan semua itu bermuara ke situasi saat ini: pengerahan aparat, penggunaan instrumen negara,
dan pemanfaatan program pemerintah untuk kepentingan salah satu paslon.
Apakah nantinya pemeran dan sutradara dari film ini akan dilaporkan seperti halnya film Dirty Vote?
Menarik kita nantikan terutama di masa-masa pelaksanaan pemilu pilpres 2024 yang dilaksanakan hari ini.
Simak film dokumenter akademisi Demi Kekuasaan Mengurai Kecurangan Sistemik di Pilpres 2024 di Link berikut :
Editor : Ubaidillah