News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Pengacara Ini Sebut Perundungan Oleh Anak Vincent Rompies Cuma Kenakalan Remaja

Azril Arham • Jumat, 23 Februari 2024 | 04:10 WIB
Perundungan Anak Vincent: Video 42 Detik Pembullyan Anak, Kondisi Korban Perundungan Anak di Binus Serpong. (Kolase RadarBangkalan.id / Twitter X @indomild,www.pixabay.com/bykst)
Perundungan Anak Vincent: Video 42 Detik Pembullyan Anak, Kondisi Korban Perundungan Anak di Binus Serpong. (Kolase RadarBangkalan.id / Twitter X @indomild,www.pixabay.com/bykst)

RadarBangkalan.id - Tindakan yang dilakukan oleh anak-anak dari Vincent Rompies, termasuk Legolas Rompies, bersama dengan pengacara teman mereka yang diduga melakukan perundungan terhadap seorang siswa di Binus School Serpong, telah menimbulkan perhatian besar.

Setelah menjalani pemeriksaan polisi pada Kamis (22/2/2024), Vincent Rompies dan pengacara dari teman-temannya, termasuk Legolas Rompies, angkat bicara.

Bontor Tobing, yang merupakan pengacara dari Mada, seorang teman dekat Legolas Rompies, mengekspresikan harapannya agar penyidik tidak hanya memandang kasus ini dari satu sudut pandang saja, khususnya terhadap tersangka yang diduga melakukan perundungan.

"Saya berharap penyidik dapat mempertimbangkan berbagai sudut pandang, termasuk melihat perspektif dari pihak yang dituduh melakukan perundungan," ujar Bontor Tobing, kuasa hukum Mada, teman Legolas Rompies, dalam laporan dari Cumicumi pada Kamis (22/2/2024).

Menurut Bontor Tobing, informasi yang beredar di media sosial terkait kejadian perundungan ini tidak sepenuhnya mencerminkan kebenaran.

Dia meyakinkan bahwa pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan secara profesional.

"Kita harus memberi kesempatan kepada penyidik untuk melakukan proses hukum dengan profesional. Tidak semua informasi yang tersebar di media benar sesuai fakta. Dengan proses hukum yang berlangsung, saya yakin penyidik akan bertindak secara profesional," papar Bontor Tobing.

Bontor Tobing menjelaskan bahwa kliennya menggambarkan kejadian yang terjadi sebagai tindakan kenakalan remaja yang umum dilakukan oleh anak-anak SMA, termasuk anak Vincent Rompies dan teman-temannya.

Dia menekankan bahwa perilaku semacam ini sering terjadi dalam lingkungan remaja.

"Mada dan teman-temannya hanya melakukan kenakalan remaja seperti yang lazim terjadi di kalangan siswa SMA. Ini merupakan bagian dari dinamika pergaulan remaja," jelas Bontor Tobing.

Sebelumnya, diketahui bahwa Mada, yang merupakan teman dekat Legolas Rompies, terlibat dalam kasus perundungan dengan menggunakan kata-kata kasar dan tindakan fisik terhadap korban saat kejadian.

"Saat ini, apa yang dilakukan klien saya hanyalah tindakan kenakalan remaja yang umum terjadi di kalangan siswa SMA. Ini merupakan bagian dari pergaulan remaja yang biasa," tambah Bontor Tobing.

Di sisi lain, Vincent Rompies, ayah dari Legolas Rompies yang juga dituduh sebagai salah satu pelaku, menyampaikan rasa simpatinya terhadap korban perundungan tersebut.

Dia berharap agar kejadian serupa tidak terulang lagi di lingkungan sekolah maupun di sekitarnya.

"Saya sangat berempati terhadap korban dan berharap agar insiden semacam ini tidak terulang lagi di masa depan, baik di lingkungan sekolah maupun di sekitarnya," ungkap Vincent Rompies.

Tidak hanya itu, Vincent Rompies juga berharap agar masalah ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan dengan pihak keluarga korban, sebagai upaya untuk memperbaiki hubungan dan menyelesaikan konflik dengan bijaksana. ***

Editor : Azril Arham
#perundungan #anak artis #anak vincent rompies #bullying #vincent rompies #kasus #pengacara