News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Alasan EVOS Glory Kalah di Final MPL ID S13 Menghadapi Fnatic ONIC

Ajiv Ibrohim • Senin, 10 Juni 2024 | 18:44 WIB
potret tim Evos Glory ketika di stage MPL ID season 13. (Foto: MPL Indonesia)
potret tim Evos Glory ketika di stage MPL ID season 13. (Foto: MPL Indonesia)

Radarbangkalan.id –  Petualangan naik turun EVOS Glory di musim tersebut akhirnya terhenti di laga puncak saat Branz Cs harus menerima kekalahan 4-2 dari Fnatic ONIC dan tentunya terdapat berbagai alasan dari kekalahan tersebut.

Meskipun begitu, perjalanan mereka telah sangat membanggakan, memulai musim dari empat kekalahan beruntun di MPL ID S13 dengan poin -7 dan berada di peringkat 9, mereka berhasil lolos ke playoff hingga akhirnya mencapai grand final.

Sebelum menghadapi ONIC, EVOS berhasil mengalahkan tim-tim yang di regular season lebih kuat dari mereka.

Mereka menumbangkan juara regular season, Bigetron Alpha, serta dua tim yang menang atas EVOS di fase reguler yakni Liquid Aura dan Geek Fam.

Bisa lolos ke MSC 2024 di Riyadh, Arab Saudi sudah merupakan prestasi tersendiri.

Banyak yang memprediksi EVOS akan kalah mutlak di grand final dari ONIC, namun kenyataannya tidak demikian.

EVOS sebenarnya berada dalam posisi yang bisa menang di game 1 dan 2 sebelum membuat blunder dan berbalik.

Mereka pun memenangkan dua game pada game keempat dan kelima, kekalahan dari ONIC bukan karena EVOS bermain buruk, tetapi lebih karena ONIC yang terlalu OP.

Lalu, apa alasan sebenarnya EVOS Glory kalah?

Setelah pertandingan, ONE Esports secara eksklusif mewawancarai StrateG, Head Coach EVOS Glory. Ia mengungkapkan alasan kekalahan EVOS Glory, meskipun menurutnya tidak ada masalah mental atau gap kualitas.

“Mental anak-anak oke-oke saja sebelum pertandingan grand final. Kalau dilihat kami kalah di game 1 dan 2 hanya karena blunder. Mungkin kami kalah mental di final upper, tapi dari grand final kalian bisa lihat sendiri bahwa mental mereka sudah siap,” katanya.

“Cuma memang belum rezeki saja. Blunder terjadi mungkin karena anak-anak overhype. Di game 1, kami sudah menang 5 ribu atau 6 ribu gold. Jadi, mereka excited dan lupa dengan keputusan yang disiplin. Game kedua juga sama, overcommit saat push di atas. Di game ketiga, kami mencoba lagi karena penasaran, itu alasan kenapa draftnya sama. Ternyata masih gagal dan kami mencari ide lain di game 4 dan 5.”

“Di game 4 dan 5 kami sudah nothing to lose sehingga mengeluarkan hero power saja semuanya. Soal kekalahan di game keenam, ONIC pasti sudah mempersiapkannya. Mereka sebenarnya tak punya hero inisiasi. Tapi menurut saya, di game enam kami terlalu banyak miskomunikasi dan bermain buru-buru.”

“Contohnya seperti di turtle 1 kami miskomunikasi, saat di bawah sudah dapat turret juga miskomunikasi, terlalu buru-buru ambil keputusan. Dua faktor terbesar itu,” pungkasnya.

G berharap para pemainnya tidak terlalu berlarut dengan kekalahan di grand final.

Ia menekankan bahwa masih ada turnamen lain yang harus dimainkan dan perjalanan mereka masih panjang.

“Jika mereka mau menangis, menangislah. Tapi besok kami mulai dari nol. Semua beda. Apalagi masih ada turnamen yang harus dimainkan. Masih panjang perjalanan,” katanya.

“Pesan untuk EVOS Fams, saya sebagai perwakilan tim meminta maaf karena tidak bisa membawa pulang piala MPL. Saya minta kalian tetap dukung kami, karena meski gagal, perjalanan tim ini dan roster ini masih panjang ke depannya,” tambahnya mengenai alasan kekalahan EVOS Glory.

Apa yang telah dilakukan EVOS sangat baik dan patut diapresiasi. Kita tinggal menantikan bagaimana perkembangan mereka di MSC nanti. ***

Editor : Ajiv Ibrohim
#Evos Glory #alasan Evos Glory kalah di final MPL ID S13 #Fnatic Onic #MPL ID S13 #final mpl id s13