Radarbangkalan.id - Pertandingan uji coba antara Persepam Pamekasan dan Perseba Bangkalan yang digelar di Stadion Madura United Training Ground (MUTG), Minggu (21/12/2025), diwarnai kericuhan.
Laga yang semestinya menjadi bagian dari persiapan menuju babak 32 besar Liga 4 Zona Jawa Timur itu justru berubah menjadi bentrok fisik antarpemain dan ofisial kedua tim.
Sejak awal pertandingan, tensi di lapangan sudah terlihat tinggi. Gesekan antarpemain terjadi berulang kali tanpa pengendalian yang memadai dari perangkat pertandingan, sehingga situasi di lapangan semakin memanas.
Baca Juga: Duel Persepam Pamekasan vs Perseba Bangkalan Diwarnai Adu Jotos
Bentrokan Pecah di Tengah Pertandingan
Kericuhan mencapai puncaknya ketika emosi para pemain tidak lagi terbendung. Bentrokan fisik pun terjadi dan melibatkan pemain serta ofisial dari kedua kesebelasan. Kondisi di sekitar lapangan sempat tidak terkendali.
Rekaman video insiden tersebut beredar luas di media sosial. Dalam video terlihat pemain dan ofisial kedua tim saling serang, sementara upaya meredam situasi tampak terlambat dilakukan.
Kritik terhadap Penyelenggaraan Laga
Insiden ini memicu kritik terhadap penyelenggaraan pertandingan. Meski hanya berstatus laga uji coba, pertandingan dinilai tetap harus dijalankan dengan standar pengamanan yang memadai guna mencegah potensi konflik.
Baca Juga: Bus Terbalik di Exit Tol Krapyak Semarang, Basarnas Konfirmasi 16 Penumpang Meninggal
“Ini bukan sekadar insiden biasa. Ada pembiaran. Kalau dari awal tegas, tidak akan sampai seperti ini. Sangat memalukan,” tegas Ali, salah satu suporter Persepam Pamekasan.
Respons Askab PSSI dan KONI
Terkait keributan tersebut, Wakil Ketua Askab PSSI Pamekasan, Haqi, mengaku baru menerima laporan awal dan belum dapat memberikan keterangan lebih jauh.
Baca Juga: Doa Buka Puasa Rajab Lengkap Arab, Latin, dan Artinya Sesuai Sunnah
“Saya dengar dari pihak keamanan. Saat ini saya berada di Yogyakarta, jadi belum bisa berkomentar panjang,” katanya.
Baca Juga: April Tersingkir di Top 3 Dangdut Academy 7, Ini Fakta Sistem Virtual Gift DA7
Sementara itu, Ketua KONI Pamekasan Faruk Ali hingga berita ini dimuat belum memberikan keterangan resmi meski telah dihubungi wartawan.
Editor : Ubaidillah