News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Nama Mengejutkan Muncul di Bursa Pelatih Chelsea, Calon Pengganti Enzo Maresca Bikin Publik Penasaran

Ubaidillah • Jumat, 2 Januari 2026 | 07:04 WIB
Chelsea Siapkan Opsi Tak Terduga Jika Maresca Pergi, Pelatih Inggris Ini Belum Pernah Latih Klub EPL. (Getty Images)
Chelsea Siapkan Opsi Tak Terduga Jika Maresca Pergi, Pelatih Inggris Ini Belum Pernah Latih Klub EPL. (Getty Images)

RadarBangkalan.id - Chelsea dikabarkan memiliki kandidat mengejutkan untuk mengisi posisi pelatih kepala setelah resmi berpisah dengan Enzo Maresca.

Klub London barat itu mengumumkan pada Hari Tahun Baru bahwa kerja sama dengan pelatih asal Italia tersebut telah berakhir, dan kini pencarian manajer baru langsung dimulai.

Baca Juga: Enzo Maresca Resmi Tinggalkan Chelsea, The Blues Awali 2026 Tanpa Pelatih

Salah satu nama yang mencuat adalah Liam Rosenior. Pelatih Strasbourg tersebut disebut-sebut berpeluang kembali ke sepak bola Inggris dan menjadi solusi internal bagi Chelsea, mengingat Strasbourg juga berada di bawah kepemilikan BlueCo, konsorsium yang sama dengan The Blues.

Performa Akhir 2025 Jadi Titik Balik Chelsea

Pembicaraan soal perubahan di bangku cadangan Chelsea semakin menguat setelah penutupan tahun 2025 yang mengecewakan.

Sepanjang Desember, Chelsea hanya meraih dua kemenangan dari delapan laga di semua kompetisi.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Film Sambut Tahun Baru 2026, dari Horor hingga Romantis

Salah satunya terjadi saat menghadapi Cardiff City dari League One di ajang Carabao Cup, sementara satu-satunya kemenangan di Premier League diraih saat menjamu Everton.

Meski Maresca sempat membawa Chelsea menjuarai Conference League dan FIFA Club World Cup, serta mengamankan tiket Liga Champions musim lalu, pencapaian tersebut dinilai tidak cukup untuk mempertahankan posisinya di tengah tren negatif tim.

Komentar Maresca Picu Ketegangan dengan Manajemen

Situasi Maresca semakin rumit setelah beberapa pernyataannya di ruang publik. Menjelang kemenangan atas Everton, ia sempat mengisyaratkan adanya masalah internal dan menyebut dukungan dari level dewan tidak seperti yang seharusnya, mengingat pencapaiannya bersama klub.

Baca Juga: Viral Curhat Guru ASN Pasuruan soal Jarak 57 Km, Berujung Pemecatan

Laporan TEAMtalk menyebut komentar tersebut membuat petinggi Chelsea terkejut dan kesal. Disebutkan bahwa Todd Boehly dan Behdad Eghbali merasa tidak dapat menerima manajemen klub dipertanyakan secara terbuka.

Akibatnya, kredit yang dibangun Maresca selama 18 bulan pertamanya di Chelsea disebut “hampir tidak ada lagi”, hingga akhirnya keputusan berpisah pun diambil.

Liam Rosenior dan Filosofi Sepak Bolanya

Di tengah situasi tersebut, Chelsea diyakini memiliki keyakinan bahwa mereka sudah memiliki sosok manajer potensial di dalam struktur kepemilikan mereka.

Baca Juga: Laporan Inara Rusli terhadap Insanul Fahmi Dicabut, Ini Penjelasan Polda Metro

Sosok itu adalah Liam Rosenior, yang saat ini menukangi Strasbourg dan menuai banyak pujian atas kinerjanya di Prancis.

Rosenior dikenal dengan filosofi permainan progresif dan keberanian mengambil risiko. Ia pernah menyampaikan pandangannya tentang sepak bola, “Apa yang saya percayai adalah mengambil risiko, bermain dari belakang, mencoba mendominasi penguasaan bola, mengekspresikan diri dengan bola, dan mampu mengatasi kesalahan.

Kami telah membuat beberapa kesalahan di sini yang mengarah pada gol tetapi saya tahu para pemain akan memperbaiki dari kesalahan tersebut.”

Ia juga menekankan pentingnya dukungan klub terhadap ide bermainnya. “Itulah alasan orang-orang tertarik untuk membawa saya ke sini, jadi sangat bagus bahwa mereka mendukung apa yang saya lakukan, dan sejalan dengan apa yang saya percayai. Ini memberi saya kepercayaan diri untuk melanjutkan dan menerapkan ide-ide saya.”

Pendekatan Rosenior sebagai Manajer

Dalam pandangan Rosenior, peran manajer tidak hanya soal hasil akhir. Ia menilai proses dan manajemen diri menjadi aspek krusial.

“Manajemen memberi Anda malam tanpa tidur tetapi dengan pengalaman saya belajar menerima bahwa saya tidak selalu dapat mengontrol apakah kita menang atau kalah.

Baca Juga: Ramalan Shio Paling Beruntung 2026 di Tahun Kuda Api

Itulah mengapa saya fokus pada proses, mencoba menikmati segala sesuatu yang kita lakukan sepanjang jalan, tanpa melihat terlalu jauh ke depan atau membuat target besar.”

Ia juga menyoroti tuntutan mental dan emosional seorang pelatih. “Menang atau kalah, Anda harus menjadi orang yang di akhir pertandingan berdiri di depan grup, memberikan mereka energi yang tepat, dan pesan yang tepat.

Dan untuk melakukan itu dengan benar, saya belajar bahwa Anda harus beristirahat dan pulih di waktu yang tepat.”

Dengan pendekatan tersebut, Liam Rosenior dinilai memiliki profil yang sesuai dengan arah jangka panjang Chelsea.

Baca Juga: Detik-Detik Kapal Pinisi Tenggelam di Komodo, Nahkoda Ungkap Posisi Pelatih Valencia CF

Kini, publik menanti apakah The Blues benar-benar akan mengambil langkah berani dengan menunjuk kandidat internal sebagai pelatih kepala baru.

Editor : Ubaidillah
#Enzo Maresca #The Blues #chelsea