News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Perseba Bangkalan Tersingkir di 16 Besar Liga 4, Janji Bangkit dan Targetkan Naik Kasta ke Liga 3

Ina Herdiyana • Selasa, 27 Januari 2026 | 14:56 WIB

 

LINCAH: Pemain Perseba Bangkalan menguasai bola saat menghadapi tim Perseta di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Rabu (7/1).
LINCAH: Pemain Perseba Bangkalan menguasai bola saat menghadapi tim Perseta di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Rabu (7/1).

 

RadarBangkalan.id – Langkah Persatuan Sepak Bola Bangkalan (Perseba) harus berhenti di babak 16 besar Liga 4 Jawa Timur.

Tim kesebelasan asal Kota Salak itu gagal mengamankan poin saat berhadapan dengan Persid Jember pada Jumat (23/1).

Ketua PSSI Bangkalan Hermansyah menyampaikan, pihaknya akan melakukan evaluasi tim kebanggaan masyarakat Bangkalan.

Tujuannya, membenahi tim agar lebih siap dalam menghadapi Liga 4 selanjutnya.

Dia menargetkan, Perseba bisa naik kasta ke Liga 3 Indonesia. Sebab, kemampuan pemain Perseba jauh di atas dua tim yang satu grup yang berhasil lolos ke babak delapan besar.

”Tapi, memang sepak bola ini adalah misteri. Apa pun bisa terjadi, meskipun secara kualitas tim kami unggul,” ujarnya.

Dia mengutarakan, skor akhir 0-0 saat bertemu dengan Persid Jember membuat timnya harus mengurungkan niat untuk berlaga di Liga 3 Indonesia.

Sebab, Perseba Bangkalan gagal menambah poin dan gagal melaju ke babak delapan besar Liga 4 Jawa Timur.

”Harapan menuju Liga 3 Indonesia kandas setelah tim kami imbang dengan skor 0-0 saat bertanding dengan Persid Jember,” tuturnya.

Herman menegaskan, timnya sudah berusaha semaksimal mungkin tampil maksimal saat berhadapan dengan dua tim di Grup KK.

Keseriusan pelatih, pemain, dan ofisial patut diacungi jempol, apalagi ini kali pertamanya Perseba masuk putaran 16 besar sejak 2015 tahun silam.

”Sejak 2015, baru pertama kalinya Perseba bisa tembus ke babak 16 besar,” tukasnya. (za/bil)

Editor : Ina Herdiyana
#liga 3 #perseba bangkalan #16 besar #tersingkir #liga 4 #jawa timur #naik kasta