BANGKALAN, RadarBangkalan.id – Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Bangkalan mulai mempersiapkan regenerasi atlet guna menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2027.
Pembinaan terhadap pecatur muda terus diperkuat menyusul adanya sejumlah atlet senior yang tidak lagi memenuhi syarat usia untuk tampil pada ajang tersebut.
Ketua Percasi Bangkalan Mohammad Zakir mengatakan bahwa regulasi Porprov membatasi usia peserta.
Baca Juga: Pemkab Bangkalan Matangkan Persiapan Penutupan Munas dan Konbes NU
Kondisi itu membuat beberapa atlet yang sebelumnya sukses menyumbangkan prestasi bagi Bangkalan tidak dapat kembali memperkuat kontingen pada edisi mendatang.
Karena itu, Percasi kini memusatkan perhatian pada pengembangan atlet-atlet muda yang dinilai memiliki potensi besar untuk bersaing di berbagai kejuaraan.
Mereka diproyeksikan tampil dalam sejumlah kompetisi tingkat provinsi, termasuk Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) dan Porprov Jatim 2027.
Menurut Zakir, proses melahirkan atlet berprestasi membutuhkan waktu dan pembinaan yang berkelanjutan.
Baca Juga: Evaluasi Kepala Puskesmas Segera Dibahas, Hasil Asesmen Jadi Dasar Penataan Jabatan
Selain kemampuan teknis, pengalaman bertanding juga menjadi faktor penting dalam membentuk mental serta kematangan strategi para pecatur.
Untuk meningkatkan kualitas dan daya saing atlet, Percasi secara rutin mengikutsertakan mereka dalam berbagai turnamen, baik di tingkat lokal, regional, maupun nasional.
Langkah tersebut diharapkan mampu menambah jam terbang sekaligus mengasah kemampuan mereka menghadapi lawan-lawan yang lebih berpengalaman. Di sisi lain, program latihan juga terus diintensifkan.
Saat ini, para atlet menjalani latihan terjadwal dua kali dalam sepekan yang dipusatkan di kantor Dispora Bangkalan sebagai bagian dari persiapan jangka panjang menuju berbagai kejuaraan mendatang. (za/jup)
Editor : Ina Herdiyana