News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Belanda Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maroko Ungkap Tak Menyangka Strategi Lawan

Ubaidillah • Rabu, 1 Juli 2026 | 10:00 WIB
Maroko Singkirkan Belanda di Piala Dunia 2026, Ouahbi Kaget Lawan Main Bertahan
Maroko Singkirkan Belanda di Piala Dunia 2026, Ouahbi Kaget Lawan Main Bertahan

 

RadarBangkalan.id - Timnas Maroko merasa layak melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah tampil dominan saat menghadapi Belanda. Namun, ada satu hal yang mengejutkan bagi pelatih Maroko Mohamed Ouahbi, yakni strategi bertahan yang diterapkan lawannya.

Maroko berhasil menyingkirkan Belanda melalui drama adu penalti dengan skor 3-2 dalam pertandingan babak 32 besar di Guadalupe, Selasa (30/6/2026) pagi WIB.

Baca Juga: Haaland Kejar Messi di Daftar Top Skor Piala Dunia 2026, Torehkan Rekor Internasional

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Belanda sempat unggul lebih dulu melalui gol Cody Gakpo pada babak pertama. Namun, Maroko mampu menyamakan kedudukan pada masa tambahan waktu sehingga laga berlanjut hingga babak tambahan.

Tidak ada gol tambahan tercipta pada extra time, sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti. Maroko akhirnya keluar sebagai pemenang dan memastikan tiket ke babak 16 besar.

Maroko Lebih Dominan Sepanjang Pertandingan

Meski sempat tertinggal, Maroko menunjukkan permainan lebih agresif sepanjang laga. Tim asuhan Mohamed Ouahbi lebih banyak menguasai bola dan menciptakan peluang berbahaya dibandingkan Belanda.

Maroko mencatatkan 11 tembakan dengan lima di antaranya tepat sasaran. Sementara itu, Belanda hanya mampu melepaskan enam percobaan dan dua tembakan yang mengarah ke gawang.

Baca Juga: Gol Erling Haaland Menentukan Kemenangan Norwegia atas Pantai Gading di Piala Dunia 2026

Yang menjadi sorotan adalah pendekatan permainan Belanda yang lebih defensif. Sejak awal pertandingan, Ronald Koeman menurunkan lima pemain bertahan untuk membatasi ruang serangan Maroko.

Strategi tersebut cukup efektif dalam menahan tekanan lawan, tetapi akhirnya gagal membawa Belanda lolos setelah kalah dalam adu penalti.

Baca Juga: Brasil Comeback 2-1 atas Jepang di Piala Dunia 2026, Martinelli Bawa Tim Samba ke 16 Besar

Ouahbi Tak Menyangka Belanda Bermain Bertahan

Mohamed Ouahbi mengaku terkejut melihat gaya bermain Belanda yang berbeda dari karakter mereka selama ini.

"Saya sungguh tidak memperkirakan taktik blok rendah semacam ini karena Belanda itu biasanya suka menguasai bola dan sangat kuat saat mereka melakukannya," ujar Ouahbi dikutip Reuters.

Meski begitu, pelatih Maroko tersebut menilai strategi bertahan Belanda merupakan bentuk penghormatan terhadap kualitas timnya.

"Tapi saya melihat gaya main yang seperti ini sebagai bentuk respek," katanya.

Maroko memang menjadi salah satu tim yang mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Setelah finis di posisi keempat Piala Dunia 2022, Singa Atlas kembali menunjukkan kualitasnya di turnamen 2026.

Maroko Percaya Diri Hadapi Kanada

Pada babak 16 besar, Maroko akan menghadapi Kanada. Di atas kertas, Achraf Hakimi dan kawan-kawan lebih diunggulkan untuk melanjutkan perjalanan.

Meski demikian, Ouahbi tetap meminta para pemainnya menjaga fokus. Ia menegaskan tidak ada lawan yang mudah di fase gugur Piala Dunia.

Baca Juga: Argentina Kalahkan Yordania 3-1 di Piala Dunia 2026, Messi Cetak Rekor Baru

"Tidak ada yang bisa menghentikan kami memainkan gaya sepakbola yang kami tahu. Tapi tidak ada yang tak terkalahkan. Kalau kami melakukan kesalahan, kami akan pulang," tegas Ouahbi.

Dengan performa solid sepanjang pertandingan melawan Belanda, Maroko kembali membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan baru yang patut diperhitungkan di Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Diet Mentimun Jepang Diklaim Turunkan 11 Kg dalam 2 Bulan, Ini Fakta dan Risikonya

Editor : Ubaidillah
#belanda vs maroko #mohamed ouahbi #maroko #belanda #piala dunia 2026