News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Inggris Desak FIFA Usut Spanduk Politik Timnas Argentina Usai Semifinal Piala Dunia 2026

Ubaidillah • Jumat, 17 Juli 2026 | 09:30 WIB
FIFA Didesak Selidiki Aksi Pemain Argentina Bentangkan Spanduk Malvinas. (Foto: REUTERS/Amanda Perobelli)
FIFA Didesak Selidiki Aksi Pemain Argentina Bentangkan Spanduk Malvinas. (Foto: REUTERS/Amanda Perobelli)

 

RadarBangkalan.id - Pemerintah Inggris mendesak FIFA untuk menyelidiki aksi sejumlah pemain Timnas Argentina yang membentangkan spanduk bertuliskan "Malvinas adalah Argentina" setelah laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris. Pemerintah Inggris menilai aksi tersebut berpotensi melanggar aturan FIFA yang melarang penggunaan pesan politik dalam kompetisi resmi.

Insiden itu terjadi seusai Argentina mengalahkan Inggris dengan skor 2-1 di Stadion Atlanta dan memastikan langkah ke final Piala Dunia 2026. Selebrasi para pemain Albiceleste kemudian memicu polemik karena membawa isu sengketa Kepulauan Malvinas atau Falkland.

Baca Juga: PM Inggris Dukung FIFA Selidiki Spanduk 'Malvinas Milik Argentina' Usai Semifinal Piala Dunia 2026

Inggris Nilai Ada Dugaan Pelanggaran Aturan FIFA

Pemerintah Inggris menilai aksi pembentangan spanduk tersebut bertentangan dengan Pasal 34.3 Regulasi Piala Dunia FIFA, yang melarang penyampaian pesan atau slogan bermuatan politik sebelum, selama, maupun setelah pertandingan.

Spanduk bertuliskan "Malvinas adalah Argentina" dibentangkan para pemain saat merayakan kemenangan dramatis atas Inggris.

Baca Juga: Enzo Fernandez Provokasi Suporter Inggris Usai Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Argentina sebelumnya sempat tertinggal melalui gol Anthony Gordon pada menit ke-55. Namun, gol Enzo Fernandez pada menit ke-85 dan sundulan Lautaro Martinez pada masa injury time membalikkan keadaan menjadi 2-1.

Peter Kyle Minta FIFA Bertindak

Sekretaris Negara untuk Bisnis dan Perdagangan Inggris, Peter Kyle, menyatakan bahwa aksi tersebut tidak pantas dilakukan dalam ajang Piala Dunia.

Baca Juga: Jadwal Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Duel Juara Eropa Kontra Juara Bertahan

Menurutnya, sepak bola seharusnya terpisah dari kepentingan politik.

"Politik harus dijauhkan dari sepak bola. Itu adalah prinsip yang sangat jelas dalam Piala Dunia. Konsekuensi dari tindakan tersebut kini menjadi urusan FIFA," kata Kyle, seperti dikutip dari BBC.

Kyle menambahkan bahwa pemerintah Inggris berharap FIFA melakukan penyelidikan karena menganggap insiden tersebut sebagai dugaan pelanggaran yang jelas terhadap regulasi kompetisi.

Baca Juga: Argentina Lolos ke Final Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Inggris 2-1, Messi Sumbang Assist

FIFA Belum Beri Pernyataan Resmi

Hingga saat ini, FIFA belum mengumumkan apakah akan membuka penyelidikan resmi terkait insiden tersebut.

Apabila badan sepak bola dunia itu memutuskan melakukan investigasi, hasilnya akan menentukan apakah terdapat pelanggaran disiplin dan apakah diperlukan sanksi sesuai regulasi yang berlaku.

Argentina Fokus Hadapi Spanyol

Di tengah polemik tersebut, Timnas Argentina tetap mempersiapkan diri menghadapi final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol.

Baca Juga: Prancis Dibungkam Spanyol, Lamine Yamal Jadi Pembeda di Semifinal Piala Dunia 2026

La Albiceleste berpeluang mempertahankan gelar juara dunia setelah sukses menyingkirkan Inggris di semifinal.

Editor : Ubaidillah
Timnas Argentina Sengketa Malvinas Sanksi FIFA piala dunia 2026