RadarBangkalan.id - Menyadari pentingnya memahami perilaku konsumsi media generasi muda, Precise TV bersama Giraffe Insights merilis Precise Advertiser Report: Kids (PARK).
Laporan ini tidak hanya mengungkap kebiasaan menonton anak-anak tetapi juga keputusan pembelian orang tua mereka.
Generasi Alpha, yang terdiri dari anak-anak yang lahir antara tahun 2010 dan 2025, menjadi fokus utama survei ini.
Menurut laporan terbaru ini, YouTube tetap menjadi platform nomor satu yang paling banyak dikunjungi oleh keluarga.
Data menunjukkan bahwa anak-anak usia 2-12 tahun menghabiskan rata-rata 160 menit setiap hari menonton YouTube.
Lebih dari 95% keluarga menonton bersama, dan hampir setengahnya melakukannya setiap hari.
Christian Dankl, Co-Founder dan Chairman Precise TV, mengamati tren menarik terkait durasi tayangan.
"Salah satu tren yang kami bantu untuk dimanfaatkan oleh brand adalah video berdurasi pendek yang mendapatkan perhatian lebih dari anak-anak. Gen Alpha secara teratur menonton YouTube Shorts dan TikTok, dengan hampir 70% menonton satu hingga dua jam setiap hari," ujarnya.
Selain YouTube, permainan juga mendominasi preferensi anak-anak Generasi Alpha. Lebih dari setengah dari mereka lebih suka bermain game di perangkat mobile dan tablet.
Fenomena ini menjadikan game sebagai kategori hiburan yang paling banyak dikonsumsi, mengungguli YouTube dan VoD.
Jenis game favorit mereka meliputi bangunan, fesyen, dan petualangan. Tak hanya itu, anak-anak ini juga terbukti lebih mudah mengingat iklan yang mereka saksikan saat bermain game.
Investasi besar seperti yang dilakukan Disney sebesar USD 1,5 miliar untuk Epic Games, pencipta Fortnite, bukanlah keputusan yang mengherankan ketika melihat data dari laporan terbaru Precise TV. Gen Alpha jelas memiliki minat yang besar terhadap konten game.
Denis Crushell, Chief Commercial Officer di Precise TV, menyimpulkan, "Gen Alpha mengonsumsi konten dengan dua cara utama, menontonnya di YouTube dan bermain game mobile dan tablet. Kombinasi hal ini dengan tingkat pengembalian yang tinggi atas belanja iklan yang ditempatkan pada konten game, jelaslah mengapa ikon hiburan seperti Disney menggandakan genre game dengan investasi terbarunya di Epic Games."
Perlu dicatat bahwa anak-anak lebih memilih bermain game di perangkat mobile dan tablet daripada konsol.
Sebanyak 60% anak-anak memilih game mobile atau tablet sebagai preferensi utama mereka.
Roblox, Lego, dan Super Mario menduduki peringkat tertinggi dalam daftar game mobile dan tablet yang diminati anak-anak.
Dengan data yang begitu mengesankan ini, tidak mengherankan jika perusahaan-perusahaan besar semakin tertarik untuk mengikuti tren dan menyesuaikan strategi pemasaran mereka dengan preferensi konsumen muda ini.
Dalam era di mana teknologi terus berkembang, pemahaman yang mendalam tentang perilaku konsumen menjadi kunci untuk memenangkan hati dan pikiran generasi berikutnya. ***
Editor : Azril Arham