News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Pengguna Keluhkan Speed Menurun, Benarkah Internet Starlink Tidak Cocok Untuk Gamer?

Azril Arham • Selasa, 14 Mei 2024 | 06:32 WIB
Parabola Satelit Internet Starlink
Parabola Satelit Internet Starlink

RadarBangkalan.id - Starlink, proyek ambisius Elon Musk dalam menyediakan layanan internet global melalui satelit, telah memasuki pasar Indonesia dengan cepat.

Namun, seiring dengan eksplorasi layanan ini, muncul beragam keluhan dari pengguna terkait dengan performa layanan, terutama dalam konteks kecepatan, yang menjadi perhatian utama para gamer.

Salah satu pengguna Starlink, Asep Indrayana, yang berdomisili di Bandung Barat, berbagi pengalamannya setelah menggunakan layanan tersebut selama seminggu terakhir.

Awalnya, keputusannya untuk beralih ke Starlink dipicu oleh kebutuhan akan koneksi internet yang andal di wilayah yang minim cakupan jaringan fiber optik.

Meskipun telah mencoba solusi alternatif seperti modem GSM, masalah stabilitas dan kecepatan tetap menjadi kendala utama. Namun, setelah Starlink tersedia di Indonesia, dia memutuskan untuk mencobanya.

Indrayana mengungkapkan bahwa meskipun instalasi dan penggunaan perangkat Starlink relatif mudah dan cepat, kecepatan akses internet yang diberikan belum memenuhi ekspektasinya sebagai seorang gamer.

Dengan latency sekitar 30 ms, yang jauh di atas standar minimum di bawah 10 ms untuk pengalaman gaming yang optimal, Indrayana merasa bahwa Starlink masih kalah bersaing dengan layanan fiber optik yang lebih mapan di Indonesia.

Pengalaman serupa juga diungkap oleh Ramda Yanurzha, seorang pengguna Starlink di Jakarta Selatan, meskipun kecepatan latensinya sedikit lebih rendah, yaitu 28 ms.

Namun, bagi Ramda, gaming bukanlah prioritas utama, dan dia lebih tertarik pada potensi Starlink dalam mendukung proyek-proyeknya di daerah terpencil.

Menanggapi keluhan pengguna terkait performa Starlink, Heru Sutadi, seorang pakar telekomunikasi dan Direktur ICT Institute, menyatakan bahwa performa internet Starlink secara langsung terkait dengan jumlah pengguna dan infrastruktur satelit yang tersedia.

Saat ini, meskipun Starlink telah mengorbitkan ribuan satelit, jumlah ini masih jauh dari target akhir mereka.

Heru menekankan bahwa peningkatan infrastruktur satelit Starlink akan menjadi kunci dalam meningkatkan kecepatan dan stabilitas layanan di masa depan.

Sebagai langkah awal, peningkatan jumlah satelit menjadi prioritas utama bagi Starlink.

Saat ini, perusahaan telah mengorbitkan sekitar 6 ribu satelit, tetapi rencana mereka membutuhkan lebih dari 12 ribu bahkan hingga 34 ribu satelit untuk mencapai cakupan global yang diinginkan.

Dengan demikian, wajar jika terjadi penurunan kecepatan dalam beberapa kasus, terutama di negara-negara yang baru mengadopsi layanan ini seperti Indonesia.

Meskipun demikian, dengan komitmen Starlink dalam meningkatkan infrastruktur mereka, diharapkan bahwa pengalaman pengguna, termasuk para gamer, akan semakin memuaskan seiring dengan berjalannya waktu.

Dalam hal ini, transparansi dan komunikasi antara perusahaan dan pengguna akan menjadi kunci untuk memahami dan mengatasi keluhan serta menyesuaikan ekspektasi terhadap layanan yang ditawarkan. ***

Editor : Azril Arham
#gamer #harga langganan starlink #internet starlink #Starlink SpaceX #starlink wifi #kelebihan starlink #starlink indonesia #Situs Starlink Indonesia #biaya pemasangan starlink #starlink speed #Situs Starlink #layanan internet starlink