Radarbangkalan.id - Teknologi kecerdasan buatan (AI) kini merambah berbagai sektor bisnis, termasuk telekomunikasi.
Telkomsel, sebagai salah satu operator terkemuka, menerapkan AI dalam pengelolaan jaringan melalui sistem yang disebut Hyper AI.
Menurut Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna, teknologi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperbaiki interaksi dengan pelanggan, yang berujung pada kepuasan lebih baik.
Hyper AI berfungsi dalam Autonomous Network, memfasilitasi pengelolaan jaringan yang proaktif dan efisien.
VP Network and Service Quality Management Telkomsel, Wahyudi C. Purnama, menjelaskan bahwa AI membantu dalam perencanaan jaringan, identifikasi kebutuhan pelanggan, serta penyelesaian masalah dengan cepat.
Salah satu inovasi utama adalah Artificial Intelligence Service Operation Center (AISOC), yang memastikan layanan berkualitas melalui pemantauan real-time.
Sejak penerapan AISOC, Telkomsel mencatat peningkatan respons insiden jaringan hingga 53% dan pengurangan keluhan pelanggan sebesar 32%.
Hyper AI menciptakan sistem yang memungkinkan self-awareness, self-analysis, dan self-execution, sehingga meningkatkan kinerja jaringan secara berkelanjutan.
Baca Juga: Harga Terbaru iPhone 12 Turun Drastis! Cek Spesifikasi dan Promo Menariknya
Dengan memanfaatkan AI, Telkomsel juga dapat mengurangi kunjungan fisik ke lokasi, mempercepat proses perencanaan dan penyelesaian masalah.
Dengan teknologi Hyper AI, Telkomsel menghadirkan jaringan yang lebih cerdas dan responsif, mendukung pelayanan yang lebih baik dan meningkatkan pengalaman pelanggan secara keseluruhan. ***