RadarBangkalan.id - Samsung resmi memperkenalkan chipset terbaru mereka, Exynos 1680, yang akan menjadi otak utama Galaxy A57. Prosesor ini hadir dengan arsitektur baru yang menjanjikan peningkatan performa sekaligus efisiensi daya dibandingkan generasi sebelumnya.
Exynos 1680 tetap mengusung desain octa-core, namun dengan konfigurasi inti yang diperbarui menjadi 1+4+3. Perubahan ini dilakukan untuk menyeimbangkan kinerja dan konsumsi daya, dengan mengganti salah satu inti hemat energi menjadi inti performa menengah.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp50.000, Turun Drastis dalam 5 Hari
Adapun rincian clock speed yang dibawa chipset ini meliputi: satu inti Cortex-A720 dengan kecepatan hingga 2,9 GHz, empat inti Cortex-A720 pada 2,6 GHz, serta tiga inti Cortex-A520 dengan kecepatan 1,95 GHz.
Peningkatan GPU dengan Xclipse 550
Dari sisi grafis, Exynos 1680 dibekali GPU Xclipse 550 hasil kolaborasi Samsung dengan AMD. GPU ini menggunakan arsitektur RDNA3 dengan konfigurasi 2WGP dan 2RB, yang diklaim mampu menghadirkan performa grafis hingga 16 persen lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Jalan Meski Ada Krisis Global
Dengan peningkatan tersebut, pengalaman gaming di Galaxy A57 diprediksi akan lebih mulus dan responsif dibandingkan Galaxy A56. Meski begitu, performanya masih berada di kelas menengah dan belum menyamai ponsel flagship killer seperti POCO F8.
Baca Juga: GTA 6 Dipastikan Tanpa Iklan, Rockstar Games Tegaskan Komitmen Premium
Baca Juga: Insiden Rasisme Warnai Newcastle vs Sunderland, Laga Sempat Dihentikan
Fitur AI Lebih Canggih dengan NPU Baru
Samsung juga memperkuat sektor kecerdasan buatan pada Exynos 1680. Chip ini dilengkapi Neural Processing Unit (NPU) yang mampu menangani hingga 19,6 triliun operasi per detik.
Baca Juga: Daftar Harga BBM Terbaru 1 Maret 2026: Pertamina, Shell, BP, Vivo hingga ExxonMobil
Kemampuan ini memungkinkan pemrosesan AI dilakukan langsung di perangkat (on-device), tanpa harus mengirim data ke cloud. Hasilnya, respons menjadi lebih cepat dan efisien, terutama untuk fitur berbasis AI seperti kamera, pengenalan suara, dan optimalisasi sistem.
Dukungan Memori dan Konektivitas Modern
Exynos 1680 turut mendukung teknologi memori terbaru seperti LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1, meski belum dipastikan apakah kombinasi ini akan hadir di Galaxy A57.
Baca Juga: Viral Link Kebaya Hitam No Sensor, Waspada Bahaya Malware dan Phishing
Untuk konektivitas, chipset ini sudah mendukung jaringan 5G NR (FR1 dan FR2) dengan kecepatan unduh hingga 5,1 Gbps. Selain itu, tersedia juga dukungan Wifi 6E dan Bluetooth 6.1 untuk koneksi yang lebih stabil dan cepat.
Di sektor multimedia, Exynos 1680 mampu menangani perekaman dan pemutaran video hingga resolusi 4K pada 60fps. Sementara untuk fotografi, chipset ini menjanjikan peningkatan kualitas gambar, termasuk pengurangan noise, kontras lebih baik, serta reproduksi warna yang lebih akurat.
Saat ini, Exynos 1680 telah memasuki tahap produksi massal dan akan digunakan secara eksklusif pada Galaxy A57 sebagai andalan baru Samsung di segmen menengah.
Baca Juga: Newcastle Kalah Dramatis dari Sunderland, Brobbey Jadi Penentu Kemenangan
Editor : Ubaidillah