News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Kisaran Gaji Fantastis Suster yang Tega Aniaya Anak Selebgram Aghnia Punjabi, Fasilitasnya Juga Terjamin

Azril Arham • Selasa, 2 April 2024 | 16:17 WIB
Tangkapan Layar Story IG Selebgram Emy Aghnia yang Anaknya Dianiaya Susternya.
Tangkapan Layar Story IG Selebgram Emy Aghnia yang Anaknya Dianiaya Susternya.

RadarBangkalan.id - Kisaran gaji suster di Malang mencapai angka yang menggiurkan, bahkan melampaui Rp 10 juta per bulan, namun, honor besar tersebut tidak selalu menjamin kualitas pengasuhan yang baik.

Salah satu kasus yang mencuat adalah kasus penganiayaan terhadap anak Emy Aghnia yang dilakukan oleh seorang suster berinisial IPS (27).

Meskipun gaji yang besar, nyatanya kasus ini mengingatkan kita bahwa kualitas pengasuhan tidak selalu berkorelasi dengan besarnya honor yang diterima.

IPS, suster yang belakangan viral karena kasus penganiayaan terhadap anak selebgram Malang, Emy Aghnia, rupanya mendapatkan fasilitas yang cukup terjamin.

Hal ini menjadi sorotan banyak pihak terutama selebgram dan beauty vlogger, Hanum Mega, yang menyoroti perbandingan antara besarnya gaji suster dengan kualitas pengasuhan yang dihadirkan.

Menurut Hanum Mega, gaji suster di Malang bisa mencapai Rp 10 juta per bulan, bahkan minimal Rp 7 juta per bulan.

Dengan bayaran yang fantastis seperti itu, tidak mengherankan jika fasilitas yang didapatkan oleh para suster juga cukup lengkap.

Mulai dari kamar, makan, hingga uang saku, semuanya tersedia untuk mendukung kinerja para pengasuh.

Namun, kasus ini menjadi peringatan bahwa uang dan fasilitas tidaklah cukup untuk menjamin kualitas pengasuhan yang baik.

Alasan dan Dampak Penganiayaan oleh Suster

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto, memberikan insight tentang alasan di balik penganiayaan yang dilakukan oleh suster terhadap anak Emy Aghnia.

Tersangka mengaku bahwa ia merasa jengkel dengan korban karena menolak untuk diobati bekas cakaran di tubuhnya.

Alasan lainnya adalah karena ada salah satu anggota keluarganya yang mengalami sakit.

Meskipun demikian, tindakan kekerasan terhadap anak tidak dapat dibenarkan atas alasan apapun.

Tindakan ini bukan hanya berdampak pada korban secara fisik, tetapi juga secara psikologis.

Oleh karena itu, pihak kepolisian telah menyiapkan tim trauma healing untuk mendampingi korban yang saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dalam memilih pengasuh anak dan terus memperhatikan tanda-tanda kekerasan yang mungkin terjadi.

Kasus penganiayaan terhadap anak Emy Aghnia oleh seorang suster menunjukkan pentingnya seleksi yang ketat dalam memilih pengasuh anak. ***

 

Editor : Azril Arham
#suster #Pengasuh #anak #malang #aghnia punjabi #selebgram #gaji #penganiayaan anak aghnia punjabi