Radarbangkalan.id – Fat Cat, nama yang tengah mencuat dari China, mendadak menjadi perbincangan hangat di jagat media sosial.
Netizen berbondong-bondong membagikan kisah menyedihkan tentang Fat Cat yang habis-habisan diperlakukan oleh pasangannya.
Di China, masyarakat tengah ramai meletakkan karangan bunga dan makanan junk food di tepi Jembatan Yangtze sebagai penghormatan kepada Fat Cat, netizen juga mengirimkan ucapan belasungkawa atas kepergian Fat Cat.
Profil Seorang pria yang dijuluki Fat Cat memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan Yangtze pada 11 April 2024 lalu, berdasarkan laporan China Press, jenazah Fat Cat baru ditemukan pada tanggal 23 April.
Ternyata, Fat Cat adalah panggilan daring dari seorang pria yang lahir pada tahun 2003 ketika sedang bermain game, dia bekerja sebagai seorang gamer sambil juga menjalani pekerjaan serabutan lainnya.
Dengan keahliannya yang luar biasa dalam bermain game, pria berusia 20 tahun ini bahkan memiliki puluhan ribu penggemar setia. Foto kucing yang viral itu juga merupakan gambar profil dari aplikasi WeChat milik Fat Cat.
Tulisan hanzi yang ada di foto itu berarti "Aku tidak suka makan sayuran, aku ingin makan McD".
Foto profil tersebut menjadi penyebab netizen berbondong-bondong mengirimkan makanan junk food ke jembatan tempat Fat Cat terakhir kali hidup.
Konon, Fat Cat bahkan tidak mampu membeli makanan berdaging atau junk food untuk memenuhi keinginan pasangannya yang selingkuh.
Kisah cinta antara Fat Cat dan seorang wanita bernama Tan Zhu berakhir tragis dan menyedihkan.
Mereka menjalin hubungan selama dua tahun, tetapi Tan Zhu menolak untuk menjalani hubungan jarak jauh, sehingga akhirnya Fat Cat rela pindah dari Hunan ke Chongqing demi cintanya.
Fat Cat juga rajin mengirim uang setiap bulan kepada kekasihnya yang berusia enam tahun lebih tua darinya.
Ia hidup dengan hemat, sering kali hanya membeli makanan seharga 10 yuan atau sekitar Rp22 ribu, demi memenuhi keinginan mewah Tan Zhu.
Sementara itu, total uang yang ditransfer oleh Fat Cat kepada Tan Zhu mencapai 510.000 yuan atau sekitar Rp1,1 miliar.
Namun sayang, upaya tulusnya itu justru dibalas perbuatan tak enak dari Tan Zhu, bahkan Tan Zhu tampak cuek terhadap kekasihnya itu
Akhirnya Fat Cat harus menerima kenyataan pahit bahwa kekasihnya akan menikah dengan orang lain, hal itu membuat Fat Cat hancur dan memutuskan untuk bunuh diri. ***