RadarBangkalan.id - Khabib Nurmagomedov, mantan juara UFC yang terkenal, baru-baru ini mengalami insiden kurang menyenangkan saat bepergian dengan maskapai FlyFrontier.
Peristiwa ini terjadi dalam penerbangan dari Las Vegas ke Los Angeles pada Sabtu (11/1/2025).
Setelah semua penumpang naik ke pesawat, Khabib duduk di kursinya yang berada di dekat pintu darurat.
Namun, tak lama kemudian, ia diminta oleh pramugari untuk pindah ke kursi lain atau bahkan keluar dari pesawat.
Dalam sebuah video yang tersebar di media sosial, terlihat Khabib berdiskusi dengan kru pesawat.
Di tengah percakapan, pramugari menyatakan bahwa penumpang yang duduk di barisan pintu darurat harus bisa berkomunikasi dengan baik dalam bahasa Inggris.
“Kami tidak bisa mengizinkan Anda duduk di barisan pintu darurat. Anda bisa pindah ke tempat duduk lain atau kami akan meminta Anda untuk meninggalkan pesawat,” ujar pramugari tersebut.
Khabib yang merasa sudah menjawab dengan jelas saat check-in pun mencoba untuk mempertahankan posisinya.
"Saat saya check-in, mereka bertanya apakah saya bisa berbahasa Inggris dan saya menjawab ya. Jadi, kenapa kalian melakukan ini?" tanya Khabib.
Namun, setelah berbicara dengan supervisor, Khabib akhirnya memilih untuk turun dari pesawat dan mengambil penerbangan lain.
Keesokan harinya, Khabib menjelaskan kejadian tersebut melalui media sosialnya. Ia mengklarifikasi bahwa maskapai yang dimaksud adalah FlyFrontier, bukan Alaska Air seperti yang banyak diberitakan.
"Pertama-tama, saya ingin meluruskan bahwa maskapai itu adalah FlyFrontier, bukan Alaska Air," tulis Khabib di akun media sosial X-nya.
Ia juga menyampaikan kekecewaannya atas perlakuan yang diterimanya, meskipun ia sudah menunjukkan sikap kooperatif dan berbicara bahasa Inggris dengan baik.
"Pramugari yang mendekati saya bersikap sangat tidak sopan sejak awal. Meskipun saya berbicara bahasa Inggris dengan cukup baik, dia tetap memaksa saya untuk meninggalkan kursi saya. Apa alasan sebenarnya, saya tidak tahu pasti," tambahnya.
Khabib juga mengungkapkan bahwa setelah menunggu sekitar 1,5 jam, ia berhasil mendapatkan penerbangan dengan maskapai lain dan melanjutkan perjalanannya ke Los Angeles.
Dari kejadian ini, Khabib berharap kru maskapai dapat menunjukkan sikap lebih ramah dan bersahabat kepada pelanggan di masa depan.
"Saya sudah berusaha sebaik mungkin untuk tetap tenang dan hormat. Namun, anggota kru tersebut seharusnya bisa bersikap lebih baik," tutupnya. ***