Radarbangkalan.id - Sebuah video yang menampilkan mobil pejabat berpelat RI 36 yang dikawal polisi pengawal (patwal) di tengah kemacetan viral di media sosial.
Dalam video tersebut, patwal dinilai bersikap arogan dengan menunjuk pengemudi taksi Alphard yang dianggap menghalangi jalan rombongan pejabat.
Baca Juga: Kebakaran Los Angeles: Mengapa AS Terlihat Tak Berdaya?
Video itu menunjukkan mobil berpelat RI 36 dikawal patwal yang membuka jalan di tengah kepadatan lalu lintas.
Iring-iringan tersebut sempat tertahan oleh sebuah taksi Alphard yang bergeser ke lajur kanan.
Tindakan patwal yang tampak memarahi pengemudi taksi menuai kritik dari warganet, memicu perdebatan mengenai etika berkendara dan sikap aparat di jalan raya.
Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak kepolisian mengenai insiden tersebut.
Baca Juga: Cek Hasil Akhir CPNS 2024! 7 Instansi Pusat dan Daerah Sudah Umumkan
Fakta-Fakta Insiden Patwal RI 36
-
Mobil Milik Raffi Ahmad
Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, mengonfirmasi bahwa mobil berpelat RI 36 tersebut adalah miliknya. -
Raffi Ahmad Tak Berada di Dalam Mobil
Raffi menyatakan dirinya tidak berada di dalam mobil saat insiden terjadi. "Pada saat kejadian,
saya sedang tidak berada di dalam mobil karena pada saat itu mobil berpelat RI 36 sedang dalam posisi menjemput saya untuk menuju agenda rapat selanjutnya," jelas Raffi, Sabtu (11/1/2025). -
Penjelasan Raffi Ahmad
Menurut Raffi, mobilnya sedang berada di belakang sebuah taksi Alphard yang terhalang truk berhenti. Pengemudi taksi mencoba menyalip dengan mengambil lajur kanan, hampir menyerempet kendaraan lain, lalu berdebat dengan pengemudi tersebut."Petugas patwal yang melihat hal tersebut khawatir akan menimbulkan kemacetan karena lalu lintas yang sedang lumayan padat.
Mereka langsung menegur pengemudi taksi dengan mengatakan 'Sudah, maju Pak' dengan gestur yang terlihat di video," kata Raffi.
Baca Juga: BRICS vs G7: Mana yang Lebih Kuat dalam Kekuatan Ekonomi? -
Penyebar Video Minta Maaf
Perekam video yang membuat insiden ini viral telah menyampaikan permintaan maaf melalui akun TikTok.
"Perekam video viral mobil RI 36 yang dikawal patroli dan pengawalan (patwal) menerobos kemacetan di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta diketahui sudah menyampaikan permohonan maaf," kata Raffi. -
Teguran dari Sekretaris Kabinet
Sekretaris Kabinet Merah Putih, Teddy Indra Wijaya, mengaku telah memberikan teguran kepada pemilik mobil RI 36.
Namun, ia tidak menyebutkan nama pejabat yang menggunakan mobil tersebut. "Sudah, sudah kita tegur (pemilik mobil RI 36)," ujar Teddy.
Insiden ini mencuatkan perhatian publik terhadap etika pengawalan pejabat di jalan raya. Kritik terhadap sikap arogansi patwal menjadi pengingat pentingnya kedisiplinan aparat dan kehati-hatian dalam berkendara untuk menghindari kesalahpahaman di jalan raya.
Baca Juga: BRICS vs G7: Mana yang Lebih Kuat dalam Kekuatan Ekonomi?