RadarBangkalan.id - Jagat media sosial Facebook kembali dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan dugaan penganiayaan terhadap seorang Guru Tugas di Kabupaten Sampang, Jawa Timur.
Baca Juga: Viral Penganiayaan Guru Tugas Pesantren di Sampang, Polisi Turun Tangan
Peristiwa kekerasan tersebut diduga melibatkan seorang wali murid dan terjadi di sebuah lembaga pendidikan atau yayasan di Desa Pajeruan, Kecamatan Kedungdung.
Kapolsek Kedungdung, Iptu Syafriwanto, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menjelaskan peristiwa itu berlangsung pada Kamis, 5 Februari 2026, pada sore hari.
Baca Juga: Pria di Tambora Jakbar Viral Diduga Gendong Mayat, Polisi Lakukan Penyelidikan
“Benar, peristiwanya terjadi sekitar pukul 16.32 WIB di salah satu yayasan di Desa Pajeruan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (7/2/2026).
Menurut Syafriwanto, dugaan aksi main hakim sendiri itu dipicu oleh kesalahpahaman serta emosi sesaat dari pihak wali murid. Berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, orang tua murid tidak terima setelah melihat kondisi anaknya yang diduga mengalami lebam akibat teguran dari guru tugas.
Baca Juga: Microsleep Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Artis Diva Mara di Tol Jagorawi
“Pihak orang tua atau wali murid kaget melihat kondisi anaknya. Karena tidak terima, ia kemudian mendatangi guru tugas tersebut dan terjadilah dugaan penganiayaan,” jelasnya.
Meski demikian, pihak Polsek Kedungdung belum membeberkan identitas pelaku maupun korban dalam kasus tersebut. Kepolisian juga belum merinci secara detail kronologi lengkap kejadian.
Baca Juga: Timnas U17 Indonesia Vs China, Uji Coba Perdana Jelang Piala Asia U17 2026
Iptu Syafriwanto menyarankan agar informasi lanjutan terkait penanganan kasus ini dikonfirmasi langsung ke Polres Sampang yang menangani perkara secara menyeluruh.
“Untuk penanganan lebih lanjut dan detail perkaranya, silakan konfirmasi langsung ke Polres Sampang,” pungkasnya.
Baca Juga: Al Nassr Kalahkan Al Ittihad 2-0 Tanpa Ronaldo, Sadio Mané Jadi Pahlawan
Baca Juga: Waspada Virus Nipah, Bandara Lombok Aktifkan Thermal Scanner dan Health Pass
Editor : Ubaidillah