RadarBangkalan.id - Di Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan, terdapat kisah mengerikan tentang carok maut yang melibatkan dua pelaku bernama Hasan (39) dan Wardi (30).
Kejadian carok mengerikan ini membuat masyarakat terperangah karena kedua kakak beradik ini berhasil melawan 10 orang dalam sebuah pertarungan sengit, mengakibatkan 4 nyawa tumbang pada Jumat malam, 12 Januari.
Hasan Tanjung dan Wardi bahkan disebut memiliki ilmu khusus saat tragedi carok maut yang membuat mereka tampaknya tak terkalahkan, suatu fenomena yang cukup jarang terjadi dalam kejadian carok.
Berikut ini adalah 7 fakta mengejutkan tentang kesaktian kakak beradik dalam carok maut yang terjadi di Bangkalan:
1. Pertarungan Melawan 10 Orang
Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Ismanjaya, mengungkapkan bahwa Hasan dan Wardi sebenarnya menghadapi hingga 10 orang lawan.
Meskipun demikian, hanya 5 orang yang berani maju untuk terlibat dalam pertarungan carok dengan kakak beradik ini. Informasi ini membuat pertarungan menjadi semakin dramatis dan menantang.
2. Gagang Celurit Patah
Meskipun dihadapkan pada jumlah yang lebih besar, Hasan dan Wardi tidak mundur.
Bahkan, mereka berhasil menewaskan 4 orang lawan, sementara satu orang berhasil selamat setelah dipersilakan pergi agar tidak menjadi korban.
Tingginya intensitas pertarungan menyebabkan gagang celurit milik Hasan patah, menunjukkan betapa sengitnya pertarungan tersebut.
3. Keahlian Khusus yang Diduga Ilmu Kebal
Kesaktian Hasan dan Wardi memunculkan dugaan bahwa mereka mungkin memiliki ilmu kebal.
Meski salah satu dari mereka terkena sabetan celurit di lengan, yang terjadi hanya robek pada jaket tanpa mengakibatkan luka.
Saat ditanya terkait ilmu kebal, keduanya hanya tersenyum dan menggelengkan kepala, menambah misteri di balik keahlian mereka.
4. Pengakuan Bela Diri
Hasan hanya mengakui bahwa mereka membela diri karena ditantang dan diserang terlebih dahulu.
Motif pertarungan ini kemudian menjadi perhatian utama dalam penyelidikan polisi.
5. Wajah Ramah, Kemampuan Bela Diri Tersembunyi
Hasan dan Wardi, dalam pandangan tetangga mereka, dikenal sebagai sosok yang ramah, sederhana, dan suka bergaul.
Meski demikian, sedikit yang mengetahui bahwa mereka memiliki kemampuan bela diri yang mumpuni.
Perjalanan hidup mereka, termasuk pengalaman merantau ke Kalimantan, menambah lapisan misteri di seputar kisah kakak beradik ini.
6. Keempat Korban Sebagai Jagoan Kampung
Keempat korban carok yang tewas dalam pertarungan melawan Hasan dikenal sebagai jagoan di kampung mereka.
Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang sejauh mana keahlian bela diri yang dimiliki oleh kakak beradik ini, mengingat mereka berhasil mengalahkan individu yang dianggap sebagai ahli dalam pertarungan tersebut.
7. Motif Tersinggung sebagai Pemicu Carok Maut
Awal mula carok maut ini bermula saat Hasan hendak berangkat tahlilan dan bertemu dengan korban Matterdam yang melaju kencang menggunakan motor.
Pertikaian dimulai karena tersinggung, ketika pelaku menegur korban karena mengendarai motor dengan cara yang mengganggu.
Pertengkaran tersebut kemudian berujung pada penganiayaan, yang membuat pelaku merasa tersinggung dan memicu pertarungan mematikan.
Kisah carok maut Hasan dan Wardi di Bangkalan membuka tabir keahlian bela diri yang misterius dan menunjukkan bahwa kisah keberanian dan kehebatan tidak selalu dapat diprediksi dari penampilan luar seseorang. ***
Editor : Azril Arham