News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Kondisi Bayi Perempuan Amira yang Lahir dengan 24 Jari di Sampang: Fakta, Penyebab, dan Kemungkinan Operasi

Ajiv Ibrohim • Sabtu, 3 Februari 2024 | 04:49 WIB

Profile Lengkap Amira Hilyatun Nisak, Nama Bayi yang Lahir dengan 24 Jari Tangan dan Kaki, Orang Tua: Anugerah dari yang Kuasa. (Kolase RadarBangkalan.id/RadarMadura.id,detiknews)
Profile Lengkap Amira Hilyatun Nisak, Nama Bayi yang Lahir dengan 24 Jari Tangan dan Kaki, Orang Tua: Anugerah dari yang Kuasa. (Kolase RadarBangkalan.id/RadarMadura.id,detiknews)

SAMPANG, Radarbangkalan.id - Seorang bayi perempuan di Dusun Mandala Barat, Desa Sejati, Kecamatan Camplong, Sampang, Jawa Timur, lahir dengan kondisi langka.

Bayi bernama Amira Biliatun Nisak ini memiliki 24 jari, dengan masing-masing tangan dan kaki memiliki enam jari.

Kelahiran Amira pada Selasa, 23 Januari 2024, langsung menghebohkan media sosial.

Banyak yang penasaran dengan kondisi Amira dan ingin mengetahui penyebabnya.

Baca Juga: Bayi Sampang Amira Biliatun Nisak Lahir dengan 24 Jari, Dokter Jelaskan Kemungkinannya

Kondisi Amira

Menurut Subaidah, sang ibu, Amira lahir normal dengan berat badan 3,1 kilogram dan panjang 48 sentimeter.

Jari-jarinya yang berlebih memiliki bentuk yang sempurna dan rapi. Amira juga dapat menggerakkan jari-jarinya tersebut dengan normal.

Baca Juga: Ilmu Kebal Bukan Untuk Carok, Berikut Sejarah Gelap Ilmu Kebal yang Tewas di Tangan Warga

Penyebab Polidaktili

Dokter spesialis anak RSUD dr Mohammad Zyn Sampang, dr Sri Astuti Eviningrum, mengatakan bahwa kondisi Amira disebut polidaktili, yaitu kelainan kongenital atau bawaan yang menyebabkan jari tangan atau kaki lebih banyak dari jumlah normal.

Penyebab polidaktili belum diketahui secara pasti, namun bisa disebabkan oleh faktor genetik atau lingkungan.

Pada kasus Amira, dr Sri Astuti belum dapat memastikan penyebabnya karena belum melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Viral Bayi Lahir 24 Jari di Sampang, Dokter Spesialis Anak Uangkap Istilah Ini

Kaitan dengan Pikiran Ibu

Subaidah mengaku pernah melihat kepiting saat usia kehamilannya empat hingga lima bulan. Ia heran melihat jari-jari kepiting yang banyak. Dr Sri Astuti menegaskan bahwa tidak ada hubungan antara pikiran ibu hamil dengan kondisi fisik bayi.

Kemungkinan Operasi

Menurut dr Sri Astuti, jari-jari Amira yang berlebih dapat dioperasi untuk dihilangkan. Namun, hal ini perlu dipertimbangkan dengan matang karena operasi memiliki risiko dan biaya yang tidak sedikit.

Fausi, ayah Amira, mengatakan bahwa ia dan keluarga belum memutuskan apakah akan melakukan operasi untuk Amira. Ia ingin melihat perkembangan Amira terlebih dahulu.

Baca Juga: Mulai Terungkap, Ini Sosok Yang Teriakkan Takbir Saat Carok Massal di Bangkalan

Dukungan untuk Amira

Keluarga Amira berharap agar masyarakat tidak mencibir atau mendiskriminasi Amira karena kondisinya.

Mereka berharap Amira dapat tumbuh dan berkembang dengan normal seperti anak-anak lainnya.

Kisah Amira menjadi pengingat bahwa setiap anak adalah anugerah Tuhan yang istimewa, apa pun kondisinya.

Kita harus belajar untuk menerima dan menghargai perbedaan. ***

Editor : Ajiv Ibrohim
#sampang #24 jari #amira #lahir