Misteri di Perairan Pulau Raas: Pencarian Pelajar Siswa SMA yang Loncat dari Kapal KM Sabuk Nusantara 92 Terus Berlanjut
Ajiv Ibrohim• Jumat, 9 Februari 2024 | 05:28 WIB
SIAGA: Tim Basarnas melakukan apel di Kecamatan Raas, Sumenep, sebelum melakukan pencarian pemuda yang loncat dari KM Sabuk Nusantara 92, Minggu (4/2). (BASARNAS SUMENEP UNTUK JPRM)
SUMENEP, Radarbangkalan.id - Lima hari telah berlalu sejak Samil, seorang pelajar siswa kelas XII SMA 1 Muhammadiyah Sumenep, dilaporkan loncat dari KM Sabuk Nusantara 92 pada Jumat (2/2) dini hari.
Tim SAR gabungan dari Basarnas, KSOP, dan masyarakat setempat masih terus melakukan pencarian di perairan Pulau Raas, namun hingga Kamis (7/2) malam, pemuda asal Desa Saur Saebus, Kecamatan Sapeken itu belum ditemukan.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan saksi mata, Samil diketahui menaiki KM Sabuk Nusantara 92 dari Pulau Kangean menuju Kalianget.
Sekitar pukul 02.40 WIB, saat kapal melintasi perairan Pulau Raas, Samil terlihat meloncat dari dek belakang kapal.
"Saat itu sebagian besar penumpang sedang tidur," kata Taufiqqur Rahman, Kepala KSOP Kalianget.
"Teman Samil terbangun dan menyadari Samil sudah tidak ada di tempat tidurnya. Dia kemudian melapor ke nakhoda."
Upaya Pencarian dan Kendala
Tim SAR gabungan telah melakukan berbagai upaya untuk menemukan Samil, termasuk penyisiran perairan di sekitar Pulau Raas, penggunaan sonar, dan koordinasi dengan syahbandar di berbagai tempat.
"Gelombang tinggi dan angin kencang membuat pencarian menjadi lebih sulit," kata Bambang.
Dugaan Motif dan Harapan Keluarga
Motif Samil loncat dari kapal masih belum diketahui. Pihak keluarga dan teman-temannya mengaku tidak mengetahui adanya masalah yang dihadapi Samil sebelum kejadian tersebut.
"Kami hanya bisa berharap Samil ditemukan selamat," kata Marjuni, Pj Kades Saur Saebus. "Kami terus mengikuti perkembangan pencarian dan berharap ada kabar baik."
Pencarian Dilanjutkan, Area Diperluas
Meskipun batas waktu pencarian normalnya adalah 7 hari, Basarnas menyatakan bahwa pencarian Samil akan terus dilakukan hingga batas maksimal.
"Kami akan terus melakukan pencarian sampai Samil ditemukan," tegas Bambang.
"Area pencarian juga akan diperluas ke arah timur, mengikuti arah arus laut."
Misteri di perairan Raas masih belum terjawab. Tim SAR gabungan terus berjibaku mencari Samil. Keluarga dan masyarakat pun berharap agar pemuda itu dapat ditemukan dengan selamat. ***