News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Viral! Kronologi Warga Gunung Kesan Sampang Ngamuk: KPU Klarifikasi Surat Suara Dicoblos

Ubaidillah • Rabu, 14 Februari 2024 | 19:40 WIB
Viral! Kronologi Warga Gunung Kesan Sampang Ngamuk: KPU Klarifikasi Surat Suara Dicoblos. (Kolase : Radar Bangkalan.id / Akun X @RanbawB16304)
Viral! Kronologi Warga Gunung Kesan Sampang Ngamuk: KPU Klarifikasi Surat Suara Dicoblos. (Kolase : Radar Bangkalan.id / Akun X @RanbawB16304)

Sampang, RadarBangkalan.id - Ketua KPU Sampang dan Ketua PPK Kecamatan Karang Penang dengan tegas membantah dan meluruskan video viral

yang beredar di berbagai media sosial.

Kericuhan pemilu 2024 tersebut terjadi di TPS 21 Desa Gunung Kesan, Kecamatan Karang Penang, Sampang.

Dimana dalam video tersebut menampilkan narasi bahwa kotak suara sudah terbuka dan surat suara telah tercoblos sebelum pelaksanaan Pemilu 2024.

Serontak video yang berisi warga gunungkesan sampang ngamuk kepada KPPS viral setelah diunggah diberbagai media sosial.

Adi Imasyah selaku Ketua KPU Sampang klarifikasi tertulisnya pada Rabu (14/2/2024),

penelusuran yang dilakukan oleh KPU Sampang mengungkap bahwa kejadian di TPS tersebut adalah hasil dari kesalahpahaman belaka.

Kronologi awal terjadinya insiden tersebut yaitu pada hari selasa sekitar pukul 20.00 WIB,

beberapa orang mendatangi KPPS yang sedang mendirikan TPS dan menduga bahwa surat suara sudah dicoblos.

Kemudian KPPS menjelaskan bahwa aktivitas mereka adalah mendirikan TPS, bukan mencoblos surat suara,

penjelasan tersebut diabaikan oleh pihak yang mendatangi.

Padahal kotak suara sebenarnya telah diserahterimakan oleh KPPS dari PPS pada hari Selasa (13/2/2024),

kemudian disimpan di gudang penyimpanan PPS karena alasan keamanan sebelum dipindahkan ke TPS pada pagi hari sebelum pemungutan suara dimulai.

Ketua KPU Sampang juga telah melakukan mediasi antara kedua belah pihak,

"Orang-orang tersebut membawa alat perlengkapan pemungutan suara, bilik suara 4 buah.

Mereka juga membawa 3 orang anggota KPPS" jelasnya.

Namun, setelah mediasi, bilik suara dikembalikan dan anggota KPPS dilepaskan,

sehingga proses pendirian TPS bisa dilanjutkan.

Ketua KPU pun menyayangkan terhadap sikap warga yang telah dilakukan kepada anggota KPPS karena

dapat menghambat proses pemilu dan meninggalkan trauma psikis bagi anggotanya,

apalagi terdengar pada video terbaru dengan narasi dicoblos tersebut terdengar teriakan

tuk membakar rumah KPPS.

Disisi lain,

Sudar selaku ketua PPK Kecamatan KarangPenang memastikan, tidak ada pencoblosan surat suara

seperti yang diungkapkan dalam video yang ramai tersebut.

"Belum ada surat suara yang dicoblos," tandas Sudar.

Mari sukseskan pemilu pilpres 2024 dan pantau link disini quick count pilres 2024.

Editor : Ubaidillah
#kpu #Karang Penang #surat suara dicoblos #madura #video viral #sampang #Gunung Kesan #kronologi #dicoblos