BANGKALAN,Radarbangkalan.id – Suasana rapat evaluasi pasca-Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX di Bangkalan mendadak hening. Forum yang awalnya penuh semangat dan refleksi itu berubah jadi momen haru, setelah Ketua Umum KONI Bangkalan, Moch Fauzan Ja’far, menyatakan mundur dari jabatannya.
Pernyataan mengejutkan itu disampaikannya langsung saat menutup sambutan dalam forum evaluasi yang dihadiri jajaran pengurus dan perwakilan cabang olahraga. Dengan nada tenang, ia melontarkan kalimat yang membuat seluruh ruangan terdiam.
“Yang terakhir, saya ingin menyampaikan pengunduran diri saya sebagai Ketua Umum KONI Bangkalan,” ucapnya singkat, tapi penuh makna.
Sebelumnya, Fauzan menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen olahraga Bangkalan atas kontribusinya dalam Porprov Jatim IX. Ia menyebut peran semua pihak—termasuk cabang olahraga yang belum berpartisipasi—tetap vital dalam menggerakkan prestasi daerah.
Kontingen Bangkalan berhasil membawa pulang total 88 medali: 25 emas, 35 perak, dan 28 perunggu. Dengan raihan 198 poin, Bangkalan dinilai tampil cukup kompetitif.
“Prestasi ini adalah buah kerja keras bersama. Dari atlet, pelatih, hingga pengurus cabor, semuanya punya andil,” tegasnya.
Namun, Fauzan juga mengakui masih ada sejumlah catatan yang perlu dibenahi. Salah satunya terkait pemetaan potensi dan pembinaan yang belum optimal di beberapa cabang, seperti atletik.
Ia menekankan pentingnya kompetisi sehat antar-cabang olahraga sebagai fondasi menuju Porprov Jatim X. Target besar pun dipasang: tembus lima besar.
“Kita tak bisa menunda persiapan. Harus dimulai akhir tahun ini. Kalau mau hasil maksimal, semua harus bergerak sejak dini,” katanya.
Sayangnya, semangat perbaikan itu diselingi keputusan pribadi yang tak disangka: ia memilih mundur dari posisi ketua. Meski belum dijelaskan secara detail alasannya, sejumlah peserta rapat menilai keputusan ini sebagai bentuk tanggung jawab moral sekaligus isyarat regenerasi di tubuh KONI Bangkalan.
Editor : Mohammad Sugianto