BANGKALAN, RadarBangkalan.id – Penyelidikan kasus kematian Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Bangkalan Ruly Yunis Setiawati (RYS) kembali memunculkan fakta baru.
Kali ini, publik dihebohkan dengan beredarnya kolase video yang memperlihatkan korban bersama seorang pria yang memiliki ciri-ciri serupa dengan sosok pria bermasker yang terekam memasuki Bandara Juanda pada Sabtu (20/6).
Dalam kolase tersebut, RYS tampak mengabadikan momen bersama pria berkacamata di sejumlah ruang publik di Kota Malang.
Baca Juga: Bupati Lukman Dorong ASN Baru Berikan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat
Berdasarkan informasi yang beredar, rekaman itu dibuat pada Jumat (19/6), sehari sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, membenarkan keaslian video tersebut.
Menurut dia, perempuan yang terlihat dalam rekaman itu memang Ruly Yunis Setiawati, sedangkan video dibuat menggunakan ponsel Oppo A9 milik korban.
”Benar, itu korban dan ponsel Oppo A9 memang miliknya. Video tersebut diunggah pada Jumat (19/6),” ujarnya.
Risang menjelaskan, pada hari itu korban diketahui berada di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.
Pada malam harinya, RYS berada di kawasan Alun-Alun Kota Malang dan sempat melakukan panggilan video dengan keluarganya.
Meski demikian, dia enggan menyimpulkan bahwa pria yang terekam bersama korban merupakan pelaku.
Menurut dia, penetapan pelaku sepenuhnya menjadi kewenangan penyidik kepolisian sehingga dia tidak ingin berspekulasi.
Baca Juga: Jerman Kesulitan Hadapi Paraguay, Duel 32 Besar Piala Dunia 2026 Ditentukan Lewat Extra Time
Dia mempersilakan masyarakat menilai sendiri berdasarkan kronologi dan kemiripan ciri-ciri video yang beredar.
Secara pribadi, dia melihat kaus yang dikenakan pria dalam kolase video memiliki kemiripan dengan pakaian pria yang terekam kamera pengawas saat memasuki Bandara Juanda.
Namun, dia menegaskan belum dapat memastikan identitas pelaku sebelum ada keterangan resmi dari polisi.
”Saya memang melihat kausnya mirip, tetapi saya tidak bisa menyatakan dia pelakunya sebelum ada rilis resmi dari polisi,” katanya.
Baca Juga: 6 Makanan yang Sebaiknya Dibatasi karena Dikaitkan dengan Peningkatan Risiko Kanker
Risang menambahkan, penyidik masih menelusuri jejak digital melalui ponsel korban guna mengungkap seluruh aktivitas RYS sebelum ditemukan meninggal dunia di Terminal 1 Bandara Juanda.
Dia pun optimistis kasus tersebut segera terungkap. ”Saya yakin dalam satu atau dua hari ke depan pelakunya akan tertangkap,” tegasnya.
Sementara itu, Kasihumas Polresta Sidoarjo AKP Tri Novi Handono mengatakan, proses penyidikan masih terus berjalan.
Penyidik saat ini masih mengumpulkan berbagai alat bukti dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
”Intinya, kasus ini masih dalam tahap penyidikan,” pungkasnya. (za/yan)
Editor : Ina Herdiyana