Radarbangkalan.id - Kue keranjang, kudapan yang satu ini merupakan makanan wajib ketika merayakan Imlek.
Bentuknya bulat dan punya warna cokelat gelap khas kue dodol ini memang biasanya dicetak menggunakan wadah berbentuk keranjang.
Bentuknya yang bulat memiliki makna kerukunan keluarga selama setahun penuh. Pada perayaan Imlek,
kue ini disusun secara bertumpuk yang bertujuan untuk mendapatkan kemakmuran dalam setahun ke depan.
Kue keranjang juga dikenal dengan sebutan "Nian Gao" dalam bahasa Mandarin, yang berarti kue tahun. Hidangan ini tidak hanya populer di kalangan masyarakat Tionghoa di Indonesia,
tetapi juga di negara-negara lain seperti China, Malaysia, dan Singapura. Biasanya, kue ini terbuat dari tepung ketan dan gula merah, yang memberikan rasa manis khas dan tekstur kenyal.
Anda bisa mendapatkan kue keranjang di toko-toko kue tradisional Tionghoa atau pasar swalayan besar saat menjelang Imlek. Harganya bervariasi,
mulai dari Rp20.000 hingga Rp50.000 per buah, tergantung ukuran dan kualitas bahan yang digunakan.
Tidak hanya sebagai kudapan, kue keranjang juga sering dijadikan sebagai persembahan dalam ritual keagamaan selama Imlek.
Hal ini melambangkan rasa syukur dan harapan akan tahun baru yang penuh berkah. Setelah itu, kue ini bisa dinikmati bersama keluarga, menambah kehangatan dan kebersamaan di momen spesial tersebut.
Editor : Ubaidillah