News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Roti Aoka Diisukan Pakai Pengawet Berbahaya, Manajemen Ungkap Alami Kerugian

Azril Arham • Minggu, 21 Juli 2024 | 20:56 WIB

 

Roti Aoka
Roti Aoka

RadarBangkalan.id - PT Indonesia Bakery Family (IBF) buka suara terkait isu yang beredar yang menyebut roti Aoka mengandung bahan pengawet berbahaya.

Manajemen IBF memastikan kabar tersebut merupakan kabar bohong alias hoax.

Head Legal IBF, Kemas Ahmad Yani, menegaskan bahwa produk Roti Aoka telah melalui serangkaian pengujian oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) dan telah mendapatkan izin edar untuk seluruh variannya.

Semua informasi mengenai bahan yang digunakan serta masa kedaluwarsa tercantum jelas dalam kemasan produk Roti Aoka.

"Seluruh produk roti Aoka tidak mengandung sodium dehydroacetate dan masa kedaluwarsa Roti Aoka bukan 6 bulan," jelas Kemas, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (19/7/2024).

Menurut Kemas, hoax tersebut telah mengakibatkan kegaduhan dan kerugian ekonomis bagi PT IBF serta distributor sebagai mitra kerjanya.

Kemas mencurigai bahwa berita menyesatkan ini sengaja ditiupkan oleh beberapa pihak dengan tujuan menjatuhkan Roti Aoka melalui persaingan tidak sehat.

Oleh karena itu, PT IBF telah melakukan investigasi secara intensif terhadap penyebaran informasi menyesatkan ini yang diduga dilakukan oleh beberapa pihak tertentu.

"PT Indonesia Bakery Family selaku produsen Roti Aoka merupakan produsen makanan yang sangat memperhatikan kualitas bahan baku, termasuk aspek kesehatan bagi konsumen," lanjut Kemas.

"Aoka diproduksi dari bahan berkualitas, diproses secara higienis, dan aman bagi kesehatan."

Manajemen IBF tidak hanya melakukan investigasi, tetapi juga berencana untuk mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarkan informasi palsu tersebut.

Kemas menambahkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan penegak hukum untuk memastikan bahwa penyebar hoax ini dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Kami akan terus berupaya menjaga reputasi produk kami dan memastikan bahwa konsumen mendapatkan informasi yang benar dan akurat tentang produk Roti Aoka," tegas Kemas.

Manajemen IBF juga mengajak konsumen untuk lebih kritis dan bijak dalam menerima informasi yang beredar di media sosial.

Kemas menyarankan agar konsumen selalu memverifikasi informasi langsung melalui sumber resmi seperti website perusahaan atau akun media sosial resmi PT IBF sebelum mempercayai dan menyebarkan berita yang tidak jelas kebenarannya. ***

Editor : Azril Arham
#bahan berbahaya #roti aoka bahaya #roti aoka viral #roti aoka #roti #pengawet berbahaya