News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Eksplorasi Slow Travel di Semarang, Mulai dari Destinasi Wisata Lawang Sewu hingga Rumah Akar

Ajiv Ibrohim • Selasa, 3 September 2024 | 20:02 WIB
BERBENTUK: Sebuah taman dengan desain tulisan Lawang Sewu menambah nuansa hijau di destinasi. (DINDA JUWITA/JAWA POS)
BERBENTUK: Sebuah taman dengan desain tulisan Lawang Sewu menambah nuansa hijau di destinasi. (DINDA JUWITA/JAWA POS)

Radarbangkalan.id - Petualangan slow travel tidak selalu harus dilakukan di alam bebas.

Di tengah hiruk-pikuk kota, pelancong juga bisa merasakan sensasi berwisata seperti seorang turis.

Salah satu destinasi yang menawarkan pengalaman slow travel yang unik adalah Semarang, ibu kota Provinsi Jawa Tengah, kota ini seolah tidak pernah kehabisan pesona untuk dieksplorasi.

Istilah slow travel semakin populer belakangan ini, konsep ini tidak hanya dianggap lebih praktis, tetapi juga memungkinkan para traveler untuk menikmati momen liburan dengan lebih mendalam dan bermakna, tanpa harus terburu-buru.

Semarang adalah destinasi yang wajib masuk dalam daftar perjalanan Anda, kota ini menawarkan berbagai macam destinasi dengan tema yang beragam, menjadikan momen liburan Anda lebih bermakna dan penuh warna.

Menikmati Keindahan Lawang Sewu

Salah satu destinasi utama di jantung Kota Semarang adalah Lawang Sewu, tempat ini terus menjadi primadona yang tak pernah kehilangan daya tariknya.

Dengan biaya masuk hanya Rp 20 ribu, pengunjung dapat mengeksplorasi dan menikmati cagar budaya ini sepuasnya.

Lawang Sewu buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 20.00 WIB, kecuali pada hari Rabu yang buka mulai pukul 12.00 WIB.

Jelajahi Kota Lama Semarang dengan Santai

Tidak jauh dari Lawang Sewu, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan dengan menikmati suasana Semarang yang lebih santai. Berjalan kaki di Kota Lama Semarang bisa menjadi pilihan yang tepat.

Penjelajahan bisa dimulai dari kafe Tekodeko yang terletak di Jalan Letjen Suprapto.

Kemudian, lanjutkan perjalanan ke Jalan Cendrawasih untuk mengunjungi Museum Kota Lama, yang sebelumnya dikenal oleh warga lokal sebagai lokasi Air Mancur Bundaran Bubakan.

Perjalanan santai Anda dapat berlanjut ke arah Jalan Suari dan Kepodang. Di sepanjang jalan ini, Anda akan disuguhi pemandangan bangunan tua yang masih dipertahankan keasliannya, memberikan nuansa klasik yang khas.

Rumah Akar: Destinasi Instagrammable di Semarang

Bagi Anda yang gemar berfoto, Rumah Akar adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Di sini, Anda akan menemukan puing-puing bangunan yang menyatu dengan akar pohon, menciptakan suasana yang vintage dan unik.

Tidak perlu khawatir jika Anda tidak percaya diri dengan kemampuan fotografi, karena di sepanjang jalan ini terdapat fotografer profesional yang siap menawarkan jasa mereka dengan harga yang terjangkau, hanya sekitar Rp 5 ribu per foto. 888

Editor : Ajiv Ibrohim
#slow travel #semarang #lawang sewu #wisata #rumah akar #eksplorasi #destinasi wisata