RadarBangkalan.id – Makanan tradisional khas Jepang yang terbuat dari beras ketan (glutinous rice) yang ditumbuk hingga menjadi adonan lembut, kenyal, dan elastis.
Mochi dikenal luas karena tekstur unik yakni lembut namun sedikit lengket serta variasi isian dan penyajiannya yang beragam.
Mochi memiliki sejarah panjang dalam budaya Jepang. Makanan ini sudah ada sejak ratusan tahun lalu dan sering dikaitkan dengan berbagai ritual serta perayaan.
Baca Juga: Resep Simpel Pie Mini Sederhana yang Mudah Dibuat
Misalnya, Tahun Baru Jepang (Oshogatsu). Mochi dipercaya membawa keberuntungan, kesehatan, dan umur panjang.
Seiring perkembangan zaman, mochi hadir dalam berbagai inovasi yang membuatnya semakin menarik.
Jika dahulu mochi identik dengan isian pasta kacang merah (anko), kini variasinya semakin beragam, mulai dari cokelat, buah segar, hingga es krim.
Salah satu varian yang populer adalah mochi es krim, yang menggabungkan sensasi dingin dan kenyal dalam satu gigitan.
Baca Juga: Ginseng: Tanaman Herbal Legendaris yang Kaya Manfaat
Di Indonesia, mochi juga mengalami adaptasi dengan cita rasa lokal. Popularitas mochi yang terus meningkat juga didukung oleh tren media sosial.
Tampilannya yang menarik dan berwarna-warni kerap menjadi daya tarik tersendiri.
Meski telah mengalami banyak inovasi, mochi tetap mempertahankan ciri khas utamanya, yaitu tekstur kenyal dan rasa yang tidak berlebihan.
Hal inilah yang membuatnya tetap relevan dan digemari di berbagai generasi. (Farah Arisanti)
Editor : Ina Herdiyana