News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

281 Ribu Anak di Aceh Belum Pernah Imunisasi, Dinkes Soroti Penolakan Orang Tua

Ubaidillah • Minggu, 24 Mei 2026 | 07:19 WIB
Ilustrasi anak mendapatkan imunisasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/VioletaStoimenova)
Ilustrasi anak mendapatkan imunisasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/VioletaStoimenova)

 

RadarBangkalan.id - Cakupan imunisasi anak di Aceh masih menjadi perhatian serius. Selama periode 2021 hingga 2025, sekitar 281 ribu anak di provinsi tersebut tercatat belum pernah menerima imunisasi sama sekali atau masuk kategori zero dose.

Di tingkat nasional, Indonesia juga masih menghadapi tantangan besar terkait imunisasi anak. Berdasarkan data World Health Organization (WHO), Indonesia berada di peringkat keenam dunia dengan jumlah anak zero dose tertinggi.

Baca Juga: Viral Istilah UPF, Benarkah Semua Ultra-Processed Food Tidak Sehat?

Tercatat sekitar 2,3 juta anak Indonesia belum pernah mendapatkan vaksin atau imunisasi dasar rutin sejak lahir.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, Ferdiyus, mengatakan capaian imunisasi bayi lengkap di Aceh masih termasuk tiga terbawah secara nasional pada 2025.

“Pada usia 0-11 bulan, hanya mencapai 34,3 persen,” ujarnya dalam media briefing bertajuk Mengejar Anak Zero Dose Imunisasi di Kota Banda Aceh.

Baca Juga: 5 Posisi Seks Minim Suara saat Menginap di Rumah Mertua

Cakupan Imunisasi Aceh Terus Menurun

Aceh sebenarnya pernah mencatat capaian imunisasi yang sangat tinggi. Pada 1994, cakupan imunisasi anak di wilayah tersebut sempat mencapai 99,9 persen.

Baca Juga: Panu di Wajah dan Leher Susah Hilang? Ini Cara Mengatasinya dengan Benar

Namun dalam beberapa tahun terakhir, angka tersebut terus mengalami penurunan.

Ferdiyus mengungkapkan masih ada penolakan imunisasi bahkan dari keluarga tenaga kesehatan sendiri.

Baca Juga: Dokter Sebut Wajah Sembap Bisa Jadi Gejala Gagal Ginjal Stadium Akhir

“Yang paling sedih lagi, masih ada anak-anak daripada tenaga kesehatan yang tidak mau juga diimunisasi,” katanya.

Alasan Orang Tua Menolak Imunisasi

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Nuraihan, menjelaskan rendahnya cakupan imunisasi dipengaruhi kurangnya pemahaman masyarakat mengenai vaksin.

Ia mengungkap hasil survei yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia bersama Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala pada akhir 2025.

Baca Juga: Heatstroke Bisa Sebabkan Kejang hingga Hilang Kesadaran, IDAI Ungkap Tanda Awalnya

Survei tersebut menemukan salah satu alasan utama penolakan imunisasi adalah keputusan keluarga yang bergantung pada izin ayah.

“Belum diberikan izin oleh ayahnya,” kata Nuraihan.

Baca Juga: Viral di Instagram, Wanita Bekasi Derita TB Tulang sampai Harus Cuci Darah

Menurutnya, banyak ayah khawatir terhadap efek samping vaksin seperti demam dan anak menjadi rewel setelah imunisasi.

Selain itu, pengaruh anggota keluarga lain seperti nenek juga cukup besar dalam menentukan keputusan imunisasi anak.

Baca Juga: Kurang Tidur Bisa Sebabkan Obesitas? Ini Penjelasan Medisnya

Petugas Kesehatan Mulai Kelelahan Hadapi Penolakan

Nuraihan mengatakan penolakan yang terus terjadi membuat sebagian petugas kesehatan mengalami kelelahan mental dan fisik.

Berbagai upaya edukasi sudah dilakukan, tetapi masih banyak masyarakat yang menolak imunisasi anak.

“Sudah segala macam usaha, tapi tetap penolakan di masyarakat, sehingga kadang-kadang petugas kami agak-agak patah hati,” ujarnya.

Baca Juga: Bisakah Melahirkan Normal Tanpa Rasa Sakit? Ini Penjelasan Medisnya

Pemerintah daerah berharap edukasi mengenai manfaat dan keamanan vaksin dapat terus ditingkatkan agar jumlah anak zero dose di Aceh bisa ditekan.

Editor : Ubaidillah
#anak zero dose #vaksinasi #imunisasi #aceh #dinas kesehatan