RadarBangkalan.id - Bayi rewel menjadi kondisi yang umum dialami orang tua, terutama pada masa awal pertumbuhan si kecil. Namun, bayi yang sering menangis bukan berarti “nakal” atau sulit diatur.
Kondisi ini bisa dipicu banyak hal, mulai dari lapar, kolik, perut kembung, iritasi kulit, hingga fase perkembangan seperti sleep regression.
Baca Juga: Jangan Sepelekan Pup Anak! Warna dan Tekstur Feses Bisa Jadi Tanda Kesehatan Pencernaan
Karena itu, penting bagi orang tua memahami cara menenangkan bayi yang tepat agar si kecil merasa nyaman dan rileks.
Mengapa Bayi Bisa Mudah Rewel?
Bayi dapat menjadi rewel karena berbagai faktor, baik dari dalam tubuh maupun lingkungan sekitar.
Baca Juga: Cara Mengatasi Sakit Perut pada Bayi, Kenali Penyebabnya Sejak Dini
Faktor internal meliputi:
- Perut kembung
- Lapar atau terlalu kenyang
- Gangguan tidur
- Suhu tubuh tidak nyaman
- Masalah kesehatan tertentu
Sementara faktor eksternal bisa berupa:
- Pakaian atau popok yang tidak nyaman
- Cara menggendong yang kurang tepat
- Suasana ruangan terlalu bising
- Kondisi tubuh kurang bersih
Baca Juga: Benarkah Emosi Dipendam Bisa Memicu Kanker? Dokter Ungkap Faktanya
Ketika bayi merasa tidak nyaman, mereka akan menunjukkan respons berupa menangis atau lebih mudah rewel.
Baca Juga: Viral Istilah UPF, Benarkah Semua Ultra-Processed Food Tidak Sehat?
7 Cara Menenangkan Bayi agar Lebih Rileks
1. Lakukan Pijat Bayi
Pijatan lembut dapat membantu bayi merasa lebih tenang dan nyaman. Selain mempererat bonding antara orang tua dan bayi, pijat juga membantu meredakan ketegangan otot dan membuat si kecil lebih rileks.
Pijat bayi juga dipercaya membantu meningkatkan kualitas tidur serta membuat tubuh bayi terasa lebih nyaman.
Gunakan gerakan lembut dan lakukan secara perlahan sambil memperhatikan respons bayi.
Baca Juga: 5 Posisi Seks Minim Suara saat Menginap di Rumah Mertua
2. Jaga Suhu Tubuh Bayi Tetap Nyaman
Suhu tubuh yang terlalu panas atau dingin dapat membuat bayi tidak nyaman dan mudah menangis.
Pastikan suhu ruangan tetap sejuk dan nyaman. Bila perlu, gunakan selimut tipis atau bedong untuk memberikan rasa aman seperti saat bayi berada di dalam rahim.
Namun, hindari menyelimuti bayi terlalu tebal karena dapat meningkatkan risiko kepanasan.
Baca Juga: Panu di Wajah dan Leher Susah Hilang? Ini Cara Mengatasinya dengan Benar
3. Ayun Bayi Secara Perlahan
Gerakan mengayun secara lembut bisa membantu menenangkan bayi yang sedang rewel.
Anda dapat menggendong sambil mengayunkan tubuh perlahan dan mengajak bayi berbicara dengan suara lembut.
Baca Juga: Dokter Sebut Wajah Sembap Bisa Jadi Gejala Gagal Ginjal Stadium Akhir
Sentuhan dan pelukan hangat juga membantu bayi merasa aman dan nyaman.
4. Putar Musik atau Suara Menenangkan
Musik lembut atau suara alam seperti suara air mengalir dapat membantu bayi merasa rileks.
Suara yang tenang mampu menciptakan suasana nyaman sehingga bayi lebih mudah tidur.
Baca Juga: Heatstroke Bisa Sebabkan Kejang hingga Hilang Kesadaran, IDAI Ungkap Tanda Awalnya
5. Perhatikan Posisi Tubuh Bayi
Posisi tubuh bayi juga memengaruhi kenyamanannya.
Saat digendong, beberapa bayi lebih nyaman dalam posisi tengkurap di bahu orang tua. Posisi ini dapat memberikan rasa aman dan membantu menenangkan bayi.
Baca Juga: Kurang Tidur Bisa Sebabkan Obesitas? Ini Penjelasan Medisnya
Namun ketika bayi tidur, tetap posisikan tubuhnya telentang untuk mengurangi risiko sindrom kematian bayi mendadak.
Baca Juga: Bisakah Melahirkan Normal Tanpa Rasa Sakit? Ini Penjelasan Medisnya
6. Jaga Kebersihan Tubuh dan Popok Bayi
Popok basah, pakaian lembap, atau tubuh yang berkeringat bisa membuat bayi mudah rewel.
Pastikan popok diganti secara rutin dan pakaian bayi tetap bersih serta nyaman digunakan.
Baca Juga: Wajah Bengkak Ternyata Tanda Gagal Ginjal, Wanita Bekasi Kini Cuci Darah 2 Kali Seminggu
Mandi air hangat sebelum tidur juga bisa membantu bayi lebih rileks dan tidur lebih nyenyak.
7. Pastikan Bayi Tidak Lapar atau Kekenyangan
Bayi yang lapar biasanya akan lebih mudah menangis dan sulit tidur. Sebaliknya, bayi yang terlalu kenyang juga bisa merasa tidak nyaman dan lebih sering gumoh.
Baca Juga: Rahasia Umur Panjang Para Ahli, Rutin Konsumsi 5 Jenis Makanan Ini
Karena itu, penting untuk memberikan ASI atau susu sesuai kebutuhan bayi.
Rutinitas Sebelum Tidur agar Bayi Lebih Tenang
Orang tua juga bisa menerapkan rutinitas sederhana sebelum tidur untuk membantu bayi lebih rileks, seperti:
- Meredupkan lampu kamar
- Memutar musik lembut
- Memijat bayi secara perlahan
- Menjaga suhu ruangan tetap nyaman
- Mengurangi suara bising
Rutinitas yang konsisten membantu bayi merasa aman dan lebih mudah tidur nyenyak.
Baca Juga: Sering Wajah Bengkak dan Mudah Lelah? Bisa Jadi Tanda Gagal Ginjal Kronis
Kapan Harus Waspada?
Meski bayi rewel merupakan hal yang umum, orang tua tetap perlu waspada bila kondisi disertai gejala lain seperti:
- Demam
- Muntah terus-menerus
- Sulit menyusu
- Napas cepat
- Tangisan tidak berhenti dalam waktu lama
Jika kondisi tersebut muncul, segera konsultasikan ke dokter anak untuk mengetahui penyebabnya.
Editor : Ubaidillah