RadarBangkalan.id - Pemenuhan nutrisi menjadi salah satu faktor penting yang menentukan tumbuh kembang anak. Karena itu, orang tua perlu memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi setiap hari, baik dari makronutrien maupun mikronutrien.
Dokter spesialis anak, Ester Honoris, menjelaskan nutrisi anak secara umum terbagi menjadi dua kelompok utama, yaitu makronutrien dan mikronutrien.
Baca Juga: Kenapa Pelari Sering Kebelet BAB Saat Race? Ini Penjelasan Dokter Olahraga
"Nutrisi itu dibagi jadi dua, yaitu makronutrien dan mikronutrien. Makronutrien meliputi karbohidrat, protein hewani, protein nabati, dan lemak. Sedangkan mikronutrien mencakup asam folat, kalsium, zat besi, hingga zinc," ujar dr Ester dalam talkshow bertajuk Investasi Nutrisi Tepat untuk Tumbuh Kembang Anak di Bintaro, Jumat (29/5/2026).
Makronutrien Berasal dari Makanan Sehari-hari
Menurut dr Ester, kebutuhan makronutrien anak dapat dipenuhi melalui makanan yang dikonsumsi sehari-hari.
Baca Juga: PSG vs Arsenal Live di SCTV dan Vidio, Simak Jadwal Final Liga Champions 2026
Sumber karbohidrat dapat diperoleh dari nasi, kentang, dan ubi. Sementara protein hewani bisa berasal dari daging, ayam, telur, dan ikan. Adapun protein nabati banyak ditemukan pada tahu dan tempe.
Makronutrien berperan penting sebagai sumber energi sekaligus mendukung pertumbuhan jaringan tubuh anak selama masa tumbuh kembang.
Mikronutrien Tak Kalah Penting
Selain makronutrien, kebutuhan mikronutrien juga perlu diperhatikan. Nutrisi seperti kalsium, zat besi, zinc, dan berbagai vitamin berperan penting dalam mendukung pertumbuhan fisik, daya tahan tubuh, serta perkembangan otak anak.
Baca Juga: PSG vs Arsenal Live di SCTV dan Vidio, Simak Jadwal Final Liga Champions 2026
Dr Ester menuturkan, susu dapat menjadi salah satu pelengkap untuk membantu memenuhi kebutuhan mikronutrien harian anak.
Menurutnya, tidak semua orang tua dapat memastikan komposisi makanan anak selalu ideal setiap hari. Karena itu, asupan pelengkap dapat membantu menutupi kekurangan nutrisi tertentu.
"Kadang kebutuhan nutrisi dari makanan sehari-hari tidak selalu terpenuhi secara optimal. Di situlah susu bisa menjadi pelengkap untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak," jelasnya.
Konsistensi Menjadi Kunci
Dr Ester menekankan bahwa pemberian nutrisi harus dilakukan secara konsisten setiap hari agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.
Baca Juga: Jangan Asal Simpan! Ini Cara Mengawetkan Daging Kurban yang Benar
Selain memastikan asupan gizi lengkap, orang tua juga perlu mendukung tumbuh kembang anak melalui aktivitas fisik dan stimulasi yang sesuai dengan usianya.
"Semua nutrisi anak harus diberikan secara konsisten setiap hari, baik makronutrien maupun mikronutrien. Selain itu jangan lupa aktivitas fisik dan stimulasi yang cukup," katanya.
Nutrisi Lengkap Dukung Masa Golden Age Anak
Masa golden age atau periode emas pertumbuhan anak menjadi fase penting dalam perkembangan fisik dan kemampuan kognitif.
Baca Juga: Main HP sampai Larut Malam Bisa Tingkatkan Risiko Hipertensi dan Stroke
Pada periode ini, kebutuhan nutrisi yang lengkap dan seimbang berperan dalam mendukung pertumbuhan otak, kemampuan belajar, serta perkembangan motorik anak.
Karena itu, para ahli mengingatkan agar orang tua tidak hanya fokus pada kecukupan kalori, tetapi juga memastikan berbagai vitamin dan mineral penting ikut terpenuhi dalam menu harian anak.
Editor : Ubaidillah