News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Ringgo Agus Rahman Ungkap Cara Penuhi Nutrisi Anak Sesuai Usia dan Aktivitas

Ubaidillah • Minggu, 31 Mei 2026 | 06:51 WIB
Foto: Rahmat Khairurizqi
Foto: Rahmat Khairurizqi

RadarBangkalan.id - Menjadi orang tua di era modern menghadirkan berbagai tantangan, termasuk memastikan kebutuhan nutrisi anak terpenuhi sesuai usia dan aktivitas mereka. Hal inilah yang menjadi perhatian pasangan selebritas Ringgo Agus Rahman dan Sabai Morscheck dalam mendampingi tumbuh kembang kedua putra mereka.

Anak pertama mereka, Bjorka Dieter Morscheck, kini berusia 10 tahun, sementara sang adik, Curtis Ziggy Mars Morscheck, berusia 5 tahun. Keduanya berada dalam fase perkembangan yang berbeda sehingga membutuhkan perhatian khusus terkait asupan nutrisi.

Baca Juga: Gejala Stroke pada Anak Muda Kerap Tak Disadari, Ini Tanda-Tandanya

Dalam sebuah talkshow bertema "Maksimalkan Kecerdasan Si Kecil, Lengkapi dengan Nutrisi Sempurna" yang digelar oleh Frisian Flag Indonesia, Ringgo mengaku selalu berusaha memahami kebutuhan masing-masing anak.

"Apapun yang saya perhatikan, saya perhatikan sekali tahapannya Bjorka. Apa yang dibutuhkan sama dia, dan juga Mars asupan apa yang dibutuhkan sama dia," ujarnya.

Baca Juga: Viral Wanita Kena Kanker Kulit Usai 18 Tahun Pakai UV Nail Lamp, Ini Kata Dokter

Nutrisi Disesuaikan dengan Aktivitas Anak

Menurut Ringgo, kebutuhan nutrisi anak tidak bisa disamaratakan. Asupan yang diberikan harus menyesuaikan aktivitas dan perkembangan mereka.

Ia mencontohkan Bjorka yang saat ini aktif bermain basket sehingga membutuhkan dukungan nutrisi untuk kesehatan tulang dan performa fisiknya.

Baca Juga: Kenapa Pelari Sering Kebelet BAB Saat Race? Ini Penjelasan Dokter Olahraga

Selain itu, Ringgo juga memperhatikan kebutuhan nutrisi yang mendukung perkembangan otak, seperti omega-3 dan omega-6, serta kalsium yang penting untuk pertumbuhan tulang.

"Kalau perkembangan otak, omega 3 dan 6 juga harus kita perhatikan. Untuk Bjorka yang sekarang suka basket, perkembangan tulang dan kalsium juga penting," katanya.

Baca Juga: Jangan Asal Simpan! Ini Cara Mengawetkan Daging Kurban yang Benar

Memilih Asupan yang Disukai Anak

Salah satu strategi yang diterapkan Ringgo dan Sabai di rumah adalah menyediakan makanan dan minuman yang disukai anak-anak agar lebih mudah dikonsumsi secara rutin.

Menurut Ringgo, pendekatan tersebut membuat anak-anak lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Baca Juga: Main HP sampai Larut Malam Bisa Tingkatkan Risiko Hipertensi dan Stroke

"Yang paling gampang adalah mencari apa yang bisa dinikmati sama mereka," ujar Ringgo.

Ia menambahkan, selera anak terus berubah seiring pertumbuhan usia. Karena itu, orang tua perlu memahami preferensi anak agar kebutuhan nutrisi tetap dapat terpenuhi dengan baik.

Baca Juga: Kisah Aubrey Hasley, Usia 22 Tahun Alami Stroke Diawali Telinga Berdenging

Perhatikan Nutrisi Setelah Berolahraga

Ringgo juga menyoroti pentingnya pemulihan tubuh setelah anak beraktivitas fisik. Pengalaman mendampingi Bjorka berlatih basket membuatnya memahami bahwa asupan pascaolahraga juga perlu diperhatikan.

Menurutnya, pelatih Bjorka menyarankan konsumsi susu setelah latihan untuk membantu proses pemulihan tubuh.

Baca Juga: Sariawan hingga Bibir Bengkak, Benarkah Kumur Air Garam Bisa Membantu?

"Coach memang bilang kalau setelah latihan, yang paling cepat untuk memulihkan badan anak-anak itu minum susu," ungkapnya.

Susu Menjadi Kebiasaan Keluarga

Sementara itu, Sabai mengatakan kebiasaan minum susu sudah menjadi bagian dari rutinitas keluarga mereka sejak lama dan terus diterapkan kepada kedua anaknya.

Menurut Sabai, anak-anak cenderung meniru kebiasaan yang dilakukan orang tuanya sehari-hari.

Baca Juga: Kulit Sering Gatal dan Badan Linu, Apakah Tanda Imun Tubuh Bermasalah?

"Anak-anak melihat kalau minum susu itu hal yang sangat wajar dan memang perlu," katanya.

Ia menjelaskan susu juga selalu menjadi bagian dari menu snack time di rumah karena dianggap dapat membantu melengkapi kebutuhan nutrisi harian anak.

Sabai menambahkan bahwa setiap anak memiliki kebutuhan yang berbeda sesuai usia dan aktivitasnya. Oleh karena itu, orang tua perlu menyesuaikan pilihan nutrisi yang diberikan agar tumbuh kembang anak dapat berjalan optimal.

Baca Juga: Benarkah Emosi Dipendam Bisa Memicu Kanker? Dokter Ungkap Faktanya 

Editor : Ubaidillah
#nutrisi anak #parenting #tumbuh kembang anak #nu #kebutuhan gizi