RadarBangkalan.id - Keju sering dianggap sebagai makanan yang harus dihindari karena mengandung lemak dan kalori cukup tinggi. Namun, di balik kandungan tersebut, keju juga memiliki berbagai nutrisi penting seperti protein, kalsium, fosfor, dan vitamin B12.
Jika dikonsumsi dalam jumlah wajar dan menjadi bagian dari pola makan seimbang, makan keju setiap hari ternyata bisa memberikan sejumlah manfaat bagi tubuh.
Baca Juga: Serangan Jantung Saat Tidur Bisa Terjadi, Kenali Gejala yang Sering Diabaikan
Berikut beberapa efek yang dapat terjadi ketika rutin mengonsumsi keju.
1. Tidak Selalu Membuat Kolesterol Naik
Banyak orang menganggap keju dapat meningkatkan risiko penyakit jantung karena kandungan lemak jenuhnya.
Namun, sejumlah penelitian menunjukkan efek keju terhadap kolesterol tidak sesederhana itu. Studi yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition menemukan konsumsi keju tidak meningkatkan kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat dibandingkan pola makan biasa.
Baca Juga: Kenali Gejala Kanker Usus Besar yang Sering Diabaikan, Bisa Menyerang Usia Muda
Bahkan, dalam penelitian tersebut, kadar LDL pada kelompok yang mengonsumsi keju lebih rendah dibandingkan kelompok yang mengonsumsi mentega dengan jumlah lemak yang sama.
Para peneliti menduga hal ini berkaitan dengan struktur unik keju atau cheese matrix yang dapat memengaruhi proses pencernaan dan penyerapan lemak.
Baca Juga: Kanker Payudara Ternyata Bisa Menyerang Pria, Kisah Tyler Mane Buka Kesadaran Baru
Meski begitu, konsumsi keju tetap perlu dibatasi karena beberapa jenis keju memiliki kandungan kalori dan natrium yang cukup tinggi.
Baca Juga: Tak Cuma Rugikan Ekonomi, Korupsi Ternyata Berdampak pada Kesehatan Mental
2. Membantu Menjaga Massa Otot
Keju merupakan salah satu sumber protein berkualitas tinggi yang mengandung asam amino esensial.
Protein memiliki peran penting dalam pembentukan dan pemeliharaan massa otot. Hal ini tidak hanya bermanfaat bagi orang yang aktif berolahraga, tetapi juga penting untuk lansia yang mengalami penurunan massa otot akibat proses penuaan.
Keju juga mengandung kasein, yaitu protein susu yang dicerna lebih lambat sehingga dapat memberikan pasokan asam amino lebih lama bagi tubuh.
Baca Juga: Rahasia Kopi Lebih Sehat, Tambahkan Bumbu Dapur Ini untuk Bantu Turunkan Risiko Diabetes
3. Berpotensi Mendukung Kesehatan Usus
Beberapa jenis keju termasuk makanan hasil fermentasi yang mengandung mikroorganisme tertentu.
Penelitian dalam jurnal Nutrients menunjukkan makanan fermentasi dapat memengaruhi keseimbangan mikrobiota usus. Keju juga memiliki komunitas mikroba tersendiri yang berpotensi berinteraksi dengan bakteri baik di saluran pencernaan.
Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua jenis keju mengandung bakteri hidup. Kandungan probiotik pada keju bergantung pada jenis, proses pembuatan, dan penyimpanannya.
Baca Juga: Klaim Membengkak, BPJS Kesehatan Butuh Suntikan Dana Rp 20 Triliun
4. Membantu Menjaga Kekuatan Tulang dan Gigi
Salah satu manfaat keju yang paling dikenal adalah kandungan kalsiumnya.
Selain kalsium, keju juga mengandung fosfor dan protein yang bekerja bersama untuk menjaga kepadatan tulang serta kesehatan gigi.
Baca Juga: Harga Obat Mulai Naik Imbas Rupiah Melemah, Menkes Budi Buka Suara
Nutrisi tersebut menjadi semakin penting seiring bertambahnya usia karena tubuh membutuhkan asupan yang cukup untuk mempertahankan kekuatan tulang.
Mengonsumsi keju dalam jumlah wajar dapat menjadi salah satu cara membantu memenuhi kebutuhan kalsium harian.
5. Menambah Asupan Vitamin B12
Keju juga menjadi sumber vitamin B12 yang dibutuhkan tubuh untuk pembentukan sel darah merah dan menjaga fungsi sistem saraf.
Vitamin B12 banyak ditemukan pada produk hewani, sehingga keju dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin tersebut, terutama bagi orang yang mengonsumsi produk susu.
Kekurangan vitamin B12 dalam jangka panjang dapat menyebabkan kelelahan, anemia, hingga gangguan pada sistem saraf.
6. Bisa Meningkatkan Asupan Garam
Di balik manfaatnya, konsumsi keju setiap hari tetap perlu diperhatikan karena beberapa jenis keju memiliki kandungan natrium cukup tinggi.
Baca Juga: BPOM Gerebek Gudang Kosmetik Ilegal di Tangerang, Nilainya Capai Rp 27,6 Miliar
Asupan garam berlebih dapat menjadi perhatian bagi orang dengan tekanan darah tinggi atau mereka yang harus membatasi konsumsi natrium.
Karena itu, penting memperhatikan jumlah konsumsi dan memilih jenis keju dengan kadar natrium lebih rendah jika memungkinkan.
Baca Juga: Cara Mengatasi Anak Takut Dokter Gigi, Coba Program First Dental Visit dari Medikids
Kesimpulan
Makan keju setiap hari tidak selalu berdampak buruk bagi kesehatan. Dalam porsi yang tepat, keju dapat menjadi sumber protein, kalsium, vitamin B12, dan nutrisi penting lainnya.
Namun, konsumsi berlebihan tetap perlu dihindari karena kandungan kalori, lemak, dan natrium pada beberapa jenis keju cukup tinggi.
Kunci utamanya adalah menjaga porsi dan menjadikan keju sebagai bagian dari pola makan sehat yang seimbang.
Baca Juga: Sering Kerja di Kafe Sambil Bawa Laptop? Waspada Saraf Kejepit Mengintai
Editor : Ubaidillah