News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Hati-Hati! 4 Kebiasaan Harian Ini Diam-Diam Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Ubaidillah • Jumat, 19 Juni 2026 | 06:15 WIB
Ilustrasi jantung (Foto: Getty Images/Eoneren)
Ilustrasi jantung (Foto: Getty Images/Eoneren)

 

RadarBangkalan.id - Menjaga kesehatan jantung tidak hanya bergantung pada pola makan sehat dan olahraga teratur. Banyak orang sudah melakukan dua hal tersebut, tetapi tanpa disadari masih memiliki kebiasaan harian yang justru dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Spesialis jantung dan direktur klinis COVID Task Force di Piedmont Hospital-Healthcare, Atlanta, dr Jayne Morgan, menegaskan bahwa perubahan kecil dalam gaya hidup jika dilakukan konsisten dapat berdampak besar pada kesehatan jantung.

Baca Juga: Ciri-Ciri Jamu Asli Vs Oplosan, Kenali Sebelum Dikonsumsi agar Tidak Tertipu

"Bahkan perubahan gaya hidup yang kecil sekalipun dapat membawa perubahan besar pada kesehatan jantung jika dilakukan secara konsisten," ujarnya.

1. Terlalu Lama Duduk Seharian

Duduk terlalu lama tanpa aktivitas fisik menjadi salah satu faktor risiko serius bagi kesehatan jantung. Sebuah studi internasional yang melibatkan lebih dari 100.000 orang di 21 negara menunjukkan bahwa duduk 6–8 jam per hari meningkatkan risiko kematian dini dan penyakit jantung sebesar 12–13 persen.

Risiko tersebut meningkat hingga 20 persen pada mereka yang duduk lebih dari 8 jam sehari.

Baca Juga: Dapur MBG Bakal Dibagi Kelas A, B, C, Insentif SPPG Tidak Lagi Sama

Namun, dampak ini dapat dikurangi dengan kebiasaan sederhana seperti berjalan kaki secara berkala. Penelitian juga menunjukkan bahwa 2.000–3.800 langkah per hari sudah dapat membantu menurunkan risiko kematian dini.

2. Kesepian dan Kurang Interaksi Sosial

Kesepian ternyata tidak hanya berdampak pada kesehatan mental, tetapi juga kesehatan jantung. Ulasan dalam Journal of the American Heart Association (2022) menyebutkan bahwa isolasi sosial dapat meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, atau kematian hingga 30 persen.

Kurangnya interaksi sosial dapat memicu stres kronis yang dalam jangka panjang dapat merusak pembuluh darah jantung.

Baca Juga: Aneh tapi Nyata, Pria Ini Punya Otak Sangat Kecil Akibat Hidrosefalus namun Tetap Bisa Bekerja

Dokter menyarankan untuk tetap menjaga hubungan sosial, baik secara langsung maupun virtual, serta membangun lingkungan yang mendukung gaya hidup sehat.

3. Konsumsi Garam Berlebihan

Asupan natrium yang tinggi dapat meningkatkan tekanan darah dan menjadi faktor utama penyakit jantung. Banyak sumber garam tersembunyi berasal dari makanan olahan seperti mi instan, makanan kaleng, camilan asin, dan saus.

Batas konsumsi ideal natrium adalah tidak lebih dari 2.300 mg per hari, dan lebih baik lagi jika di bawah 1.500 mg per hari.

Kebiasaan memasak di rumah dengan bahan segar menjadi salah satu cara terbaik untuk mengontrol asupan garam dan menjaga kesehatan jantung dalam jangka panjang.

Baca Juga: Aneh tapi Nyata, Pria Ini Punya Otak Sangat Kecil Akibat Hidrosefalus namun Tetap Bisa Bekerja

4. Pola Tidur Tidak Seimbang

Baik kurang tidur maupun terlalu banyak tidur sama-sama dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Idealnya, orang dewasa membutuhkan 7–8 jam tidur berkualitas setiap malam.

Kurang tidur dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung koroner hingga 48 persen dan stroke hingga 15 persen. Sementara tidur lebih dari 9 jam juga dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular hingga 56 persen.

Baca Juga: Kenali Tahapan Kanker Usus Besar dari Stadium 0 hingga 4, Ini Perubahan Feses yang Perlu Diwaspadai

Tidur yang cukup membantu menjaga tekanan darah, ritme jantung, dan metabolisme tetap stabil.

Editor : Ubaidillah
#risiko penyakit jantung #kebiasaan yang merusak jantung #hipertensi #kesehatan jantung #gaya hidup sehat