News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Bukan Tanda Malas, Tidur Siang Singkat Punya Manfaat untuk Jantung dan Otak

Ubaidillah • Selasa, 23 Juni 2026 | 08:00 WIB
Foto: Ilustrasi tidur (Getty Images/iStockphoto/golubovy)
Foto: Ilustrasi tidur (Getty Images/iStockphoto/golubovy)

 

RadarBangkalan.id - Tidur siang sering dianggap sebagai kebiasaan yang mengurangi produktivitas atau tanda seseorang kurang aktif. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa tidur siang dalam durasi yang tepat justru dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh, termasuk membantu menjaga kesehatan jantung.

Beberapa penelitian menemukan adanya hubungan antara kebiasaan tidur siang dan penurunan risiko penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung serta gagal jantung.

Baca Juga: Kanker Usus Besar Meningkat pada Anak Muda, Waspadai 4 Tanda Awalnya

Meski demikian, manfaat tidur siang sangat bergantung pada frekuensi dan durasinya. Tidur siang yang terlalu lama justru dapat memberikan dampak berbeda bagi kesehatan.

Penelitian tentang Hubungan Tidur Siang dan Kesehatan Jantung

Studi Tahun 1988

Salah satu penelitian awal mengenai manfaat tidur siang dilakukan terhadap masyarakat di Yunani.

Baca Juga: Pelari Pemula Rentan Alami Rhabdomyolysis, Olahraga Berlebihan Bisa Picu Gagal Ginjal

Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang memiliki kebiasaan tidur siang memiliki risiko lebih rendah mengalami penyakit jantung koroner dibandingkan mereka yang tidak tidur siang.

Penelitian ini kemudian menjadi dasar bagi berbagai studi lanjutan mengenai hubungan tidur siang dengan kesehatan jantung.

Baca Juga: Ismael Kone Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Dokter Jelaskan Kenapa Pemain Tak Langsung Merasa Sakit

Studi Tahun 2007

Penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari Yunani dan Harvard School of Public Health menganalisis data dari sekitar 23.000 orang.

Baca Juga: Bukan Pertanda Rezeki, Ini Alasan Mata Sering Kedutan Menurut Dokter Mata

Hasilnya menunjukkan bahwa peserta yang rutin tidur siang memiliki risiko kematian akibat penyakit jantung sekitar 37 persen lebih rendah.

Manfaat tersebut disebut memiliki efek yang sebanding dengan beberapa kebiasaan sehat lain seperti menjaga pola makan, menurunkan kolesterol, dan rutin berolahraga.

Namun, beberapa penelitian lain menemukan hasil yang berbeda sehingga para ahli masih terus meneliti hubungan antara tidur siang dan kesehatan jantung.

Baca Juga: Kanker Usus Buntu Meningkat pada Generasi Muda, Risiko Milenial hingga 4 Kali Lipat Lebih Tinggi

Studi Tahun 2019

Analisis yang diterbitkan dalam jurnal Heart pada 2019 menemukan bahwa frekuensi tidur siang menjadi faktor penting dalam menentukan manfaatnya.

Penelitian terhadap sekitar 3.500 orang tanpa riwayat penyakit kardiovaskular selama lima tahun menemukan bahwa tidur siang satu hingga dua kali dalam seminggu dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 48 persen.

Namun, manfaat tersebut tidak ditemukan pada orang yang tidur siang hampir setiap hari, yaitu sekitar enam hingga tujuh kali dalam seminggu.

Baca Juga: Pelari Marathon Kolaps hingga Cuci Darah, Kenali Bahaya Rhabdomyolysis Akibat Olahraga Ekstrem

Menurut penulis penelitian, Nadine Häusler, PhD, frekuensi tidur siang dapat membantu menjelaskan perbedaan hasil berbagai penelitian mengenai hubungan tidur siang dan penyakit kardiovaskular.

Baca Juga: Jangan Salah Pilih, Kenali Perbedaan Susu UHT, Susu Bubuk, dan Susu Kental Manis

Berapa Lama Durasi Tidur Siang yang Ideal?

Ahli tidur dan spesialis paru Dr Raj Dasgupta menyebut waktu terbaik untuk tidur siang berada antara pukul 12.00 hingga 14.00.

Durasi tidur siang yang disarankan adalah sekitar 15 hingga 20 menit. Sebagian ahli juga menyarankan agar tidur siang tidak lebih dari 30 menit.

Tidur siang terlalu lama dapat menyebabkan inersia tidur, yaitu kondisi ketika seseorang merasa:

Baca Juga: Pola Makan Ketat Cristiano Ronaldo Tanpa Cheat Day, Ini Dampak Positif dan Risikonya

Tidur siang selama satu jam atau lebih juga dikaitkan dengan peningkatan risiko masalah kardiovaskular pada beberapa penelitian.

Manfaat Tidur Siang Selain untuk Jantung

Selain mendukung kesehatan jantung, tidur siang juga memiliki beberapa manfaat lain bagi tubuh.

Baca Juga: Ciri-Ciri Jamu Asli Vs Oplosan, Kenali Sebelum Dikonsumsi agar Tidak Tertipu

1. Membantu Meningkatkan Daya Ingat

Tidur siang dapat membantu proses penyimpanan memori, termasuk mengingat informasi yang dipelajari pada hari yang sama.

Selain itu, tidur siang juga dapat membantu mempertahankan kemampuan motorik dan daya ingat verbal.

Baca Juga: Dapur MBG Bakal Dibagi Kelas A, B, C, Insentif SPPG Tidak Lagi Sama

2. Memperbaiki Suasana Hati

Beristirahat sejenak pada siang hari dapat membantu tubuh lebih rileks dan memperbaiki suasana hati, terutama ketika seseorang mengalami kelelahan emosional.

3. Meningkatkan Kewaspadaan

Tidur siang singkat sekitar 20 menit dapat membantu mengurangi rasa mengantuk dan meningkatkan fokus, terutama setelah makan siang.

4. Membantu Mengurangi Stres

Tidur siang selama sekitar 30 menit dapat membantu tubuh lebih rileks, mengurangi stres, serta mendukung sistem kekebalan tubuh.

Baca Juga: Aneh tapi Nyata, Pria Ini Punya Otak Sangat Kecil Akibat Hidrosefalus namun Tetap Bisa Bekerja

Tidur Berkualitas Tetap Menjadi Kunci Kesehatan Jantung

Meski tidur siang memiliki sejumlah manfaat, kualitas tidur secara keseluruhan tetap menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan jantung.

Dokter spesialis bedah toraks dan kardiovaskular Dr dr Amin Tjubandi, SpBTKV, menjelaskan bahwa tidur berkualitas dapat membantu mengurangi tingkat stres dan menurunkan beban kerja organ tubuh.

Sebaliknya, kurang tidur dapat meningkatkan tekanan pada berbagai organ, termasuk jantung.

Baca Juga: Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari Ternyata Bisa Beri 5 Manfaat Besar untuk Tubuh

Karena itu, tidur siang dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat selama dilakukan dengan durasi yang tepat dan tidak menggantikan kebutuhan tidur malam yang cukup.

Editor : Ubaidillah
#tidur siang #manfaat tidur siang untuk jantung #manfaat tidur #stres #produktivitas