RadarBangkalan.id - Telapak tangan terasa dingin merupakan kondisi yang cukup umum dialami banyak orang. Jika terjadi saat berada di tempat bersuhu rendah, kondisi ini biasanya merupakan respons alami tubuh untuk menjaga suhu tetap stabil.
Ketika tubuh merasa kedinginan, pembuluh darah di bagian tangan dan kaki dapat menyempit agar panas tubuh tetap terjaga untuk organ-organ penting.
Baca Juga: 5 Hewan Paling Cerdas di Dunia, Kemampuan Otaknya Hampir Menyaingi Manusia
Namun, jika tangan terus terasa dingin meski berada di lingkungan yang hangat atau tidak dipengaruhi cuaca, kondisi tersebut bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan tertentu.
Penyebab Telapak Tangan Terasa Dingin
Berikut beberapa kondisi yang dapat menyebabkan tangan terasa dingin.
1. Anemia
Anemia terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah atau zat besi yang dibutuhkan untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh.
Saat kadar zat besi rendah, tubuh akan memprioritaskan aliran darah menuju organ vital. Akibatnya, aliran darah ke bagian ujung tubuh seperti tangan dan kaki dapat berkurang sehingga terasa lebih dingin.
Baca Juga: Kanker Usus Besar Meningkat pada Anak Muda, Waspadai 4 Tanda Awalnya
Baca Juga: Pelari Pemula Rentan Alami Rhabdomyolysis, Olahraga Berlebihan Bisa Picu Gagal Ginjal
Selain tangan dingin, anemia juga dapat menyebabkan:
Baca Juga: Ismael Kone Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Dokter Jelaskan Kenapa Pemain Tak Langsung Merasa Sakit
- Mudah lelah.
- Pusing.
- Kulit tampak pucat.
- Sesak napas.
2. Sindrom Raynaud
Sindrom Raynaud terjadi ketika pembuluh darah kecil di jari tangan dan kaki mengalami penyempitan secara tiba-tiba.
Kondisi ini dapat menyebabkan perubahan warna pada jari, seperti:
- Putih.
- Biru.
- Ungu.
Ketika aliran darah kembali normal, warna kulit biasanya kembali seperti semula dan tangan mulai terasa hangat.
Sindrom Raynaud dapat dipicu oleh suhu dingin maupun stres.
Baca Juga: Bukan Pertanda Rezeki, Ini Alasan Mata Sering Kedutan Menurut Dokter Mata
3. Hipotiroidisme
Hipotiroidisme terjadi ketika kelenjar tiroid tidak menghasilkan hormon tiroid dalam jumlah cukup.
Hormon tiroid berperan dalam mengatur metabolisme tubuh. Jika jumlahnya rendah, proses metabolisme melambat sehingga tubuh lebih mudah merasa kedinginan.
Baca Juga: Kanker Usus Buntu Meningkat pada Generasi Muda, Risiko Milenial hingga 4 Kali Lipat Lebih Tinggi
Gejala lain hipotiroidisme dapat berupa:
- Mudah lelah.
- Berat badan meningkat.
- Kulit kering.
- Mengantuk.
- Sulit berkonsentrasi.
4. Diabetes
Diabetes dapat menyebabkan tangan atau jari terasa dingin akibat gangguan sirkulasi darah.
Kadar gula darah yang tinggi dalam jangka panjang dapat merusak pembuluh darah dan saraf sehingga memengaruhi aliran darah ke bagian tubuh tertentu.
Baca Juga: Pelari Marathon Kolaps hingga Cuci Darah, Kenali Bahaya Rhabdomyolysis Akibat Olahraga Ekstrem
Selain tangan dingin, diabetes juga dapat menyebabkan:
- Kesemutan.
- Mati rasa.
- Luka yang sulit sembuh.
5. Penyakit Arteri Perifer
Penyakit arteri perifer terjadi akibat penumpukan plak pada pembuluh darah arteri.
Kondisi ini dapat menghambat aliran darah menuju tangan dan kaki sehingga bagian tubuh tersebut terasa dingin.
Baca Juga: Jangan Salah Pilih, Kenali Perbedaan Susu UHT, Susu Bubuk, dan Susu Kental Manis
Gejala lain yang dapat muncul meliputi:
- Nyeri saat beraktivitas.
- Kesemutan.
- Perubahan warna kulit.
- Luka yang sulit sembuh.
Baca Juga: Pola Makan Ketat Cristiano Ronaldo Tanpa Cheat Day, Ini Dampak Positif dan Risikonya
6. Lupus
Lupus merupakan penyakit autoimun yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sehat.
Penyakit ini dapat menyebabkan peradangan pada berbagai bagian tubuh, termasuk kulit dan pembuluh darah.
Pada sebagian penderita, lupus dapat meningkatkan sensitivitas terhadap perubahan suhu dan menyebabkan tangan terasa dingin.
Baca Juga: Pola Makan Ketat Cristiano Ronaldo Tanpa Cheat Day, Ini Dampak Positif dan Risikonya
7. Skleroderma
Skleroderma adalah penyakit autoimun yang menyebabkan kulit mengalami penebalan dan pengerasan.
Kondisi ini sering berkaitan dengan sindrom Raynaud sehingga penderita dapat mengalami tangan dingin dan perubahan warna pada jari.
Baca Juga: Ciri-Ciri Jamu Asli Vs Oplosan, Kenali Sebelum Dikonsumsi agar Tidak Tertipu
Apakah Tangan Dingin Berhubungan dengan Penyakit Jantung?
Banyak orang mengaitkan telapak tangan dingin dengan penyakit jantung. Namun, dokter menjelaskan bahwa tangan dingin bukan merupakan tanda spesifik penyakit jantung.
Konsultan kardiologi intervensi dr Vireza Pratama, SpJP, menjelaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan telapak tangan dingin atau berkeringat pasti berkaitan dengan penyakit jantung.
Pada pasien yang sudah memiliki penyakit jantung, tangan dingin memang dapat muncul sebagai dampak dari kondisi tersebut. Namun, gejala itu tidak dapat digunakan sebagai penanda utama.
Tanda serangan jantung yang lebih khas antara lain:
- Nyeri dada berat, terutama di sisi kiri.
- Nyeri yang menjalar ke punggung atau lengan.
- Keluhan berlangsung lebih dari 20 menit.
- Keringat dingin.
- Sesak napas.
Baca Juga: Aneh tapi Nyata, Pria Ini Punya Otak Sangat Kecil Akibat Hidrosefalus namun Tetap Bisa Bekerja
Kapan Tangan Dingin Perlu Diperiksakan ke Dokter?
Tangan yang terasa dingin sebaiknya tidak diabaikan jika disertai gejala lain, seperti:
- Luka terbuka atau borok pada kulit.
- Nyeri yang tidak kunjung hilang.
- Kesemutan atau mati rasa.
- Perubahan warna kulit.
- Kulit menjadi lebih keras atau kencang.
Pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti dan mendapatkan penanganan yang sesuai.
Baca Juga: Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari Ternyata Bisa Beri 5 Manfaat Besar untuk Tubuh
Editor : Ubaidillah