RadarBangkalan.id - Gangguan lambung tidak selalu disebabkan oleh makanan pedas atau asam. Dokter mengingatkan bahwa kebiasaan makan sehari-hari yang tampak sepele juga dapat mengganggu sistem pencernaan dan meningkatkan risiko masalah lambung, termasuk refluks asam.
Menurut dokter spesialis gizi dari Department of Nutrition University of Medicine and Pharmacy Hospital Vietnam, Dr. Duong Thi Phuong, kondisi emosional, stres, hingga pola makan memiliki hubungan erat dengan kesehatan lambung. Hal itu karena lambung terhubung langsung dengan sistem saraf sehingga berbagai kebiasaan saat makan dapat memengaruhi proses pencernaan.
Baca Juga: 10 Hewan yang Dianggap Punya Tingkat Kecerdasan Paling Rendah, Ada Koala hingga Ikan Mola-mola
1. Makan Terlalu Cepat atau Sambil Terdistraksi
Makan sambil bekerja, bermain ponsel, menonton televisi, atau berada dalam kondisi stres dapat mengganggu proses pencernaan.
Selain menghambat produksi asam lambung dan enzim pencernaan, kebiasaan makan terlalu cepat membuat lambung bekerja lebih keras karena makanan belum dikunyah dengan sempurna.
Dokter menyarankan setiap suapan dikunyah sekitar 20–50 kali sebelum ditelan. Durasi makan yang ideal berkisar 20–30 menit agar tubuh memiliki waktu mengenali rasa kenyang dan membantu mencegah makan berlebihan.
Baca Juga: Kasus Kanker di Indonesia Diprediksi Naik 70 Persen, Kenali 7 Gejala Awal yang Tak Boleh Diabaikan
2. Makan Larut Malam lalu Langsung Tidur
Makan terlalu dekat dengan waktu tidur menjadi salah satu kebiasaan yang paling sering dilakukan dan berisiko mengganggu kesehatan lambung.
Baca Juga: 7 Makanan Orang Jepang yang Diyakini Bantu Panjang Umur, Ada Matcha hingga Ubi Ungu
Proses pencernaan membutuhkan waktu sekitar 2 hingga lebih dari 6 jam, tergantung jenis makanan yang dikonsumsi.
Jika langsung berbaring setelah makan, lambung belum selesai mengosongkan isinya sehingga asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan. Kondisi ini dapat memicu gastroesophageal reflux disease (GERD), rasa panas di dada (heartburn), serta menurunkan kualitas tidur.
Baca Juga: Studi Ungkap 5 Profesi yang Dikaitkan dengan Risiko Kanker Ovarium Lebih Tinggi
3. Minum Terlalu Banyak Saat Makan
Banyak orang mengira minum dalam jumlah besar saat makan dapat membantu pencernaan. Namun, kebiasaan ini justru bisa membuat proses pencernaan kurang optimal.
Konsumsi cairan berlebihan dapat mengencerkan asam lambung sehingga proses pemecahan makanan menjadi kurang efisien. Selain itu, lambung juga harus bekerja lebih keras untuk mengolah makanan dan cairan dalam jumlah besar sekaligus.
Baca Juga: Dokter Gizi Ungkap Cara Diet Sehat di Warteg, Tak Perlu Salad atau Quinoa Mahal
Dokter menyarankan total konsumsi cairan saat makan, termasuk sup, tidak lebih dari 200 mililiter, sedangkan jumlah yang lebih dianjurkan berkisar 50–100 mililiter.
Cara Menjaga Kesehatan Lambung
Untuk membantu menjaga fungsi lambung tetap optimal, beberapa kebiasaan berikut dapat diterapkan:
- Makan secara perlahan dan kunyah makanan hingga halus.
- Hindari makan sambil bermain ponsel atau bekerja.
- Beri jeda minimal 2–3 jam antara makan malam dan waktu tidur.
- Minum secukupnya saat makan, lalu penuhi kebutuhan cairan di luar waktu makan.
- Kelola stres dengan baik karena kondisi emosional juga memengaruhi kesehatan sistem pencernaan.
Baca Juga: Pria Ini Mengira Sakit Bahu karena Cedera Otot, Ternyata Gejala Kanker Darah
Dengan memperbaiki kebiasaan makan sehari-hari, risiko gangguan lambung dapat dikurangi sekaligus membantu proses pencernaan bekerja lebih optimal.
Editor : Ubaidillah